Diseminasi Pencegahan Kekerasan Perempuan Anak Digelar di Boalemo
- 10 Feb 2026 18:02 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak terus diperkuat di Provinsi Gorontalo melalui pendekatan edukatif di lingkungan sekolah. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan satuan pendidikan menjadi ruang aman dan ramah bagi tumbuh kembang pelajar. Kegiatan diseminasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak tingkat Provinsi Gorontalo digelar di SMA Negeri 1 Mananggu, Kabupaten Boalemo, Selasa 10 Februari 2026.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor.
Diseminasi tersebut diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Gorontalo, bekerja sama dengan Direktorat Bina Masyarakat (Dit Binmas) Polda Gorontalo.
Kolaborasi ini bertujuan memperkuat komitmen bersama dalam mencegah kekerasan di lingkungan pendidikan.
Kepala Dinas DPPPA Provinsi Gorontalo, Yana Yanti Suleman, menegaskan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter dan nilai-nilai saling menghargai di kalangan pelajar.
“Kami menegaskan bahwa sekolah harus menjadi ruang nyaman bagi anak untuk tumbuh dan berkembang. Persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi pekerjaan rumah bersama,” ucap Yana Yanti Suleman.
Ia menekankan, upaya pencegahan tidak bisa dibebankan pada satu pihak saja. Keterlibatan pemerintah, tenaga pendidik, keluarga, hingga masyarakat luas dinilai sangat menentukan keberhasilan perlindungan anak.
“Kekerasan terhadap perempuan dan anak membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah, guru, keluarga, hingga masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pamin I Subbag Renmin Dit Binmas Polda Gorontalo Ipda Hendra Abdul Rahman, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak Debby Habibie, staf DPPPA Provinsi Gorontalo, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Mananggu, dewan guru, serta para siswa.
Agenda diseminasi diisi dengan pemaparan materi terkait bentuk-bentuk kekerasan, faktor penyebab, dampak, serta mekanisme pencegahan dan penanganan kasus kekerasan di lingkungan sekolah. Materi tersebut diharapkan meningkatkan kesadaran dan keberanian pelajar untuk melapor.
DPPPA-PMD Provinsi Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan kebijakan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta sinergi lintas sektor agar perlindungan perempuan dan anak dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kapolsek Mananggu berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam membangun lingkungan pendidikan yang inklusif, aman, serta berperspektif hak anak dan kesetaraan gender.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....