Bulog Gorontalo Awasi Mutu Padi hingga Pascapanen

  • 27 Jan 2026 07:56 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Perum Bulog Provinsi Gorontalo melakukan sejumlah upaya untuk menjaga mutu dan keamanan pangan, khususnya beras, mulai dari proses tanam hingga pascapanen padi. Langkah tersebut dilakukan melalui edukasi kepada petani serta pengawasan ketat dalam setiap tahapan produksi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Perum Bulog Provinsi Gorontalo, La Ode Suleman, kepada RRI, Selasa, 27 Januari 2026. Ia mengatakan, proses penyerapan gabah dilakukan langsung dari petani, sekaligus disertai edukasi agar petani melakukan panen sesuai dengan waktu yang tepat.

“Kami melakukan penyerapan gabah langsung dari petani. Petani juga kami edukasi agar tidak melakukan panen sebelum masa panen benar-benar siap,” ujar La Ode.

Setelah diserap, gabah tersebut kemudian dibawa ke tempat penggilingan yang telah bekerja sama dengan Bulog. Menurut La Ode, fasilitas penggilingan tersedia di beberapa wilayah, terutama di Kabupaten Gorontalo.

“Kami bekerja sama dengan penggilingan atau pihak pengolah gabah yang tersebar di beberapa wilayah, salah satunya di Kabupaten Gorontalo,” tambahnya.

Selain itu, Bulog juga memberikan edukasi pada tahap pascapanen, khususnya di tempat penggilingan atau pengolahan gabah dan padi sebelum didistribusikan ke masyarakat. Menurut La Ode, tahapan ini sangat menentukan kualitas beras yang akan dikonsumsi.

“Proses pascapanen di penggilingan sangat menentukan kualitas beras yang akan didistribusikan ke masyarakat,” jelasnya.

La Ode menambahkan, pengawasan mutu juga dilakukan pada tahap penyimpanan di gudang Bulog. Ia memastikan beras disimpan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku.

“Dalam proses penyimpanan, kami menerapkan SOP, seperti penggunaan palet dan pengaturan sirkulasi udara untuk memastikan suhu di dalam gudang tetap sesuai dengan standar penyimpanan,” tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....