Panen Raya Jagung di Gorontalo Kolaborasi TNI-Pemerintah

  • 23 Jan 2026 10:18 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, GORONTALO – Suasana penuh semangat mewarnai panen raya jagung di Gorontalo pada Rabu (21/01/2026), meski hujan deras tiba-tiba turun, menyelimuti lahan jagung yang luas. Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Gorontalo turut serta dalam acara panen raya bersama Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, serta jajaran pemerintah daerah.

Kegiatan yang berlangsung di Mayonif TP 824/Mo’e’a, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, menjadi ajang untuk merayakan keberhasilan budidaya jagung yang semakin modern. Momen ini bukan hanya sekadar panen biasa, tetapi juga menunjukkan kolaborasi yang solid antara aparat keamanan, pemerintah, dan tim modernisasi pertanian dalam mendukung swasembada pangan nasional.

"Kami sangat bangga bisa hadir bersama TNI. Ini adalah bukti nyata bahwa sinergi antara TNI dan inovasi teknologi pertanian dapat mempercepat peningkatan produksi," ujar Dr. Dedy Hertanto, perwakilan BRMP Gorontalo, saat mendampingi panen.

Panglima XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, dalam sambutannya menyampaikan, “Hari ini kami melakukan panen jagung di atas lahan seluas delapan hektar dari total 18 hektar di Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo.”

Ia menegaskan bahwa panen ini merupakan kegiatan perdana bagi pihak TNI, mengingat Yonif TP 824/Mo’e’a adalah satuan baru di Provinsi Gorontalo dengan fokus khusus pada ketahanan pangan. “Diharapkan panen ini akan memberikan dampak positif bagi semua pihak,” ujarnya.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, khususnya BRMP, dan TNI dianggap sangat strategis dalam mendukung program swasembada pangan yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat, terutama Kementerian Pertanian RI. “Kerja sama seperti ini harus terus dijaga dan ditingkatkan,” kata Pangdam XIII/Merdeka.

Selain itu, BRMP Gorontalo juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi mesin pertanian (alsintan) modern untuk mempermudah petani, mulai dari penanaman hingga pemanenan. Ini sesuai dengan komitmen BRMP untuk mencapai target produksi jagung 1,5 juta ton pada tahun 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....