Danrem Pimpin Sosialisasi Program Cetak Sawah di Pohuwato

  • 13 Des 2025 16:07 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo: Komandan Korem (Danrem) 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Hardo Sihotang, memimpin kegiatan Sosialisasi Program Cetak Sawah di Kabupaten Pohuwato. Kegiatan ini merupakan langkah proaktif Korem 133/NW untuk memastikan pelaksanaan program strategis nasional di bidang ketahanan pangan berjalan efektif dan mencapai target di wilayah Gorontalo. Acara berlangsung di Aula Kusno Danupoyo Makorem 133/NW, Rabu (10/12/2025).

Sosialisasi dihadiri oleh Para Kasi Korem 133/NW, Dandim 1313/Pohuwato Letkol Inf Madiyan Surya, calon pejabat baru Dandim 1313/Pohuwato Letkol Arm Fiat Suwandana, Kadistan Provinsi Gorontalo Muliadi D. Mario, Kabag Watpers Ro SDM Polda Gorontalo AKBP Daeng Riandika Maharani, Ketua tim beserta anggota SID dari Unsrat dan UNG, Kepala Sek BPK Rosiyuda, Kadis Pangan Gorontalo Lukman Hakim, serta Kepala Dinas Pertanian setempat.

Brigjen TNI Hardo Sihotang menegaskan bahwa Korem 133/NW dan seluruh jajarannya, termasuk Kodim 1313/Pohuwato, berkomitmen melaksanakan Program Cetak Sawah dengan standar kerja yang tinggi.

"Kami bertekad untuk bekerja secara profesional, transparan, efektif, dan tepat waktu. Program ini adalah amanah negara untuk kesejahteraan rakyat, dan kami akan memastikan setiap tahapan pekerjaan dilakukan sesuai prosedur, mutu, dan jadwal yang ditetapkan," ujar Danrem.

Danrem menjelaskan bahwa profesionalitas akan diterapkan mulai dari survei kelayakan lahan, pengerahan alat berat, hingga pendampingan teknis oleh Babinsa. Transparansi juga menjadi fokus utama, dengan semua data dan progres pekerjaan dapat diakses oleh pihak terkait.

Untuk mencapai tujuan strategis yang diharapkan, Danrem 133/NW meminta dukungan aktif dari semua pihak, terutama Pemerintah Daerah, tokoh masyarakat, dan kelompok tani.

"Kami mohon dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat dalam aspek pengawasan. Dukungan pengawasan ini sangat penting agar seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan tertib dan lancar, serta mencapai tujuan strategis yang kita harapkan bersama, yakni peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan petani," tambah Danrem.

Sosialisasi ini juga menghasilkan kesepakatan sinergis antara TNI, Pemda, dan petani untuk membentuk tim kerja bersama yang akan memantau kualitas dan progres di lapangan secara berkala. Hal ini mencerminkan upaya kolektif untuk memastikan tidak ada penyimpangan dan proyek selesai sesuai target waktu yang ditetapkan.

Program Cetak Sawah di Pohuwato diharapkan mampu menambah luasan areal tanam produktif dan memberikan kontribusi signifikan terhadap surplus beras di Provinsi Gorontalo. Para peserta, khususnya kelompok tani, menunjukkan antusiasme tinggi dan berharap program ini dapat mengatasi masalah kekurangan lahan produktif serta meningkatkan hasil panen di masa mendatang.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....