Bandara Djalaluddin Gorontalo Siap Layani Arus Mudik Lebaran

  • 11 Mar 2026 16:04 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Menjelang arus mudik angkutan Lebaran 2026, pihak Bandara Djalaluddin Gorontalo memastikan berbagai persiapan telah dilakukan guna memberikan pelayanan maksimal kepada para penumpang. Persiapan tersebut meliputi pengecekan sarana prasarana hingga kesiapan personel yang akan bertugas selama masa angkutan Lebaran.

Kepala Bandara Djalaluddin, Joko Harjani dikonfirmasi RRI, Rabu 11 Maret 2026, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah untuk memastikan kelancaran operasional bandara dalam menghadapi lonjakan penumpang pada periode mudik Lebaran tahun ini. Ia menjelaskan, dari sisi sarana dan prasarana, pihak bandara telah menjalani inspeksi serta audit dari Direktorat Bandar Udara di Jakarta. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan fasilitas pelayanan di terminal, sarana operasional di sisi udara, kendaraan pemadam kebakaran, hingga kesiapan personel yang bertugas.

“Dalam rangka menghadapi arus mudik angkutan Lebaran tahun 2026 ini, kami dari Kementerian Perhubungan khususnya dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Bandara Djalaluddin tentunya telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik,” ujar Joko

“Yang pertama dari segi sarana prasarana dan kami telah dilakukan inspeksi dan audit oleh Direktorat Bandar Udara Jakarta untuk melihat sejauh mana kesiapan sarana prasarana mulai dari pelayanan di terminal, sarana di udara, kemudian kendaraan pemadam kebakaran, serta kesiapan personel,” jelasnya

Selain itu, Direktorat Keamanan Penerbangan juga melakukan inspeksi terhadap kesiapan peralatan keamanan dan personel yang akan menjalankan tugas selama masa arus mudik. Untuk mendukung pelayanan selama periode tersebut, pihak bandara juga akan mendirikan posko terpadu di area terminal. Posko ini melibatkan berbagai instansi yang akan bekerja sama memberikan pelayanan dan pengamanan bagi para penumpang.

“Begitu juga dari Direktorat Keamanan Penerbangan juga dilakukan inspeksi tentang persiapan dari peralatan dan kesiapan personel aktif yang nanti akan melaksanakan tugas selama masa periode arus mudik angkutan Lebaran,” tambahnya

“Untuk posko terpadu, kami seperti biasa akan mendirikan pos di terminal bandara. Di posko terpadu itu ada dari kami Bandara Djalaluddin, kemudian Balai Karantina Kesehatan, BMKG, Basarnas, TNI AD, TNI AU, pihak kepolisian, serta biasanya juga ada petugas dari Puskesmas atau dari Dinas Kesehatan Kabupaten,” ungkap Joko

Menurutnya, posko terpadu tersebut rencananya akan mulai beroperasi pada Jumat dan akan berlangsung hingga akhir Maret 2026.

“Insya Allah posko terpadu ini secara resmi akan dibuka mulai hari Jumat besok sampai dengan tanggal 30 Maret, kurang lebih selama 14 sampai 15 hari,” pungkasnya. (RA)

Rekomendasi Berita