Kolaborasi BRI Group, Edukasi Nasabah Akses Pinjaman dan Asuransi
- 02 Apr 2024 20:31 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Edukasi kepada nasabah BRI menjadi faktor penting dalam memasarkan produk perbankan, baik simpanan, pinjaman, maupun asuransi. Kolaborasi BRI Group yaitu BRI beserta anak perusahaannya, BRI Insurance dan BRI Life merupakan langkah strategis dalam pengembangan bisnis jejaring satu grup. Berikut laporan wartawan rri.co.id, Royce Wijaya.
WARGA Tembalang, Kota Semarang Yuliyanto (41) mungkin salah satu dari jutaan nasabah BRI yang mengakses layanan pinjaman atau kredit. Bagi wirausahawan tersebut, layanan pinjaman itu penting untuk mendorong perkembangan dan kelancaran bisnisnya toko kelontong dan sektor jasa angkutan barang.
Tercatat, Yuliyanto sudah dua kali mengajukan permohonan pinjaman dalam kurun waktu berbeda, yaitu Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pengajuan KPR proses pencairannya tahun 2014 dan pinjaman itu lunas pada 2022. Setelahnya, bapak satu anak itu mengajukan KUR yang proses pencairannya bulan November 2022, dan kini status pinjamannya aktif, termasuk kewajibannya membayar angsuran bulanan.
Pria yang hobi main sepak bola ini memiliki pengalaman menarik, saat proses pencairan KPR Bangun Rumah di BRI jl Kapten Piere Tendean, Semarang. Dia membangun rumah, sekaligus kios toko kelontong yang menjual sembako, seperti beras, minyak goreng, serta berbagai camilan dan minuman.
"Saya mendapat edukasi dan penawaran dari pegawai BRI berupa Asuransi Kebakaran dari BRI Insurance usai menerima pencairan KPR, setelah berembug sama istri saya lalu memutuskan beli produk asuransi itu," ujarnya, Selasa (2/4/2024). Ia mengaku tertarik menjadi pemegang polis Asuransi Kebakaran, karena dapat memberikan perlindungan manakala rumahnya terbakar.
Polis Asuransi Mikro Pijar
Atas kesepakatannya tersebut, dirinya setiap tahun memiliki kewajiban membayar premi asuransi sebesar Rp 150 ribu, dengan nilai manfaatnya santunan puluhan juta rupiah. Demikian halnya saat proses pencairan KUR, Yuliyanto kembali membeli polis Asuransi Mikro Pijar dengan premi senilai Rp 200 ribu/ tahun.
Disela-sela pencairan kredit, pihaknya diberi penawaran asuransi oleh Agen BRI Life yang juga berkantor di Cabang BRI Semarang Pattimura. "Kalau tidak diedukasi tentu tidak tahu namanya Asuransi Pijar, saya memutuskan bergabung setelah proses pencairan KUR untuk membeli truk angkutan barang," tandasnya.
Bancassurance Regional Head (BRH) BRI Life Regional Semarang Asep Yeye Kosmara mengakui edukasi menjadi hal penting bagi perusahaannya untuk menjaring nasabah baru asuransi. Bukan hanya langsung dari Agen BRI Life ke calon nasabah, tapi edukasi juga terhadap pegawai BRI, seperti puluhan Relationship Manager (RM) Small and Medium BRI di sebuah resto Semarang, Senin (25/3/2024).
"Asuransi Pijar BRI Life ini asuransi kesehatan dan jiwa yang preminya terjangkau mulai Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu, dengan perlindungannya selama satu tahun. Pemegang polis bisa menerima manfaat santuan harian rawat inap maksimal 90 hari, dan meninggal karena kecelakaan," ujarnya kepada rri.co.id, Selasa (2/4/2024).

Layanan BRI One Stop Solution
Selain itu mereka juga bisa menerima penggantian biaya operasi, santunan meninggal karena sakit, dan cacat tetap karena kecelakaan. Asuransi Pijar memberikan kemudahan layanan, premi ekonomi, proses kepesertaan praktis, termasuk klaim asuransinya dengan sistem reimburse ke kantor BRI Life.
Sementara, Pimpinan Cabang BRI Semarang Pattimura, Erwin Nur Himawan menuturkan, kolaborasi BRI dan anak perusahaannya itu dalam bentuk pelayanan dengan melakukan standarisasi pemasaran, baik itu pemasar maupun tools (perangkat digital yang menyederhanakan proses pemasaran). Kerja sama lainnya dengan mengaktifkan staf BRI secara merata untuk memberikan referral (mereferensikan nasabah) guna memasarkan produk asuransi.
Menurut dia, strateginya membuka mindset nasabah akan pentingnya asuransi dan menjadi satu kebutuhan uang pertanggungan, sehingga produk ini bukan lagi sekunder. "BRI memberi layanan one stop solution, dengan cara cross selling (menjual produk keuangan tambahan-red) seperti menawarkan produk Asuransi Kebakaran saat proses pencairan Kredit Usaha Rakyat," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....