Mengenal Tradisi Imlek di Korea dan Vietnam
- 17 Feb 2026 16:51 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Masyarakat Tionghoa di berbagai negara hari ini merayakan Tahun Baru Imlek. Tapi sebenarnya, tahun baru imlek juga dirayakan oleh masyarakat Vietnam dan Korea Selatan dengan tradisi yang mirip tapi memiliki kekhasan masing-masing.
Perayaan imlek di kedua negara tersebut, tidak lepas dari kedekatan geografis dan pengaruh budaya Tiongkok. Di Korea, tahun baru Imlek di sebut Seollal sedangkan di Vietnam disebut Tet Nguyen Dan atau Perayaan Tet.
Di Korea maupun Vietnam, tahun baru imlek menjadi salah satu hari besar dengan libur panjang. Sehingga banyak yang memanfaatkan hari libur ini dengan ‘mudik’ ke kampung halaman untuk merayakan tahun baru bersama keluarga.
Perayaan tahun baru imlek, pada dasarnya memiliki makna yang sama, sebagai hari berkumpul seluruh anggota keluarga. Hari untuk memberikan penghormatan pada yang lebih tua dan pada para leluhur, saling memberi hadiah dan menikmati makanan khas.
- Perayaan Seollal di Korea
Masyarakat Korea, biasanya menggantung Bokjori atau saringan bambu tradisional rumah untuk menyambut tahun baru Seollal. Bokjori menjadi simbol untuk mengumpulkan keberuntungan di tahun yang baru.
Di hari pertama tahun baru, seluruh keluarga bangun pagi dan berpakian rapi, beberapa orang biasanya mengenakan pakaian tradisional, hanbok. Mereka berkumpul di ruang keluarga untuk melakukan penghormatan pada para leluhur.
Setelah itu, giliran anak-anak memberikan penghormatan pada orang tua dengan melakukan ‘Sebae’. Penghormatan dengan cara berlutut dan membungkuk, sambil mengucapkan doa dan selamat tahun baru.
Pada akhir acara, para orang tua memberikan hadiah berupa uang dalam amplop pada anak-anak. Atau yang lebih tua memberikan hadiah pada yang lebih muda usianya, kecuali yang sudah menikah.
Saat Seollal, makanan yang wajib dihidangkan adalah sup kue beras, yang dipotong memanjang. Sup kue beras atau Tteokguk merupakan simbol umur panjang dan keberuntungan, jadi siapa pun harus menyantapnya.
Momen kumpul keluarga biasanya diisi dengan permaian-permainan tradisional Korea yang membuat suasana makin hangat dan ceria. Beberapa permainan yang populer misalnya Jegichagi, permainan menendang bola kecil atau Yutnori permainan dengan menggunakan empat batang kayu.
Pada perayaan Seollal 2026, Presiden Korea Lee Jae Myung bersama ibu negara Kim Hye-kyung menyampaikan pesan melalui rekaman video. Ia mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Korea dan mendoakan agar masyarakat Korea lebih maju dan sejahtera di tahun 2026.
Kota Seoul menggelar berbagai acara dan festival selama perayaan Seollal. Mulai dari acara seni dan budaya, pameran dan kegiatan interaktif yang melibatkan warga.
- Tahun Baru Tet di Vietnam
Masyarakat Vietnam juga merayakan tahun baru imlek atau Tet dengan meriah dan pengharapan yang lebih baik di tahun baru ini. Pada malam tahun baru, kota-kota besar seperti Hanoi dan Ho Chi Minh City menggelar pesat kembang api yang memukau.
Di Vietnam Utara, Perayaan Tet sekaligus menjadi perayaan menyambut awal musim semi, sedangkan di Selatan menjadi awal musim tanam. Kesibukan biasanya sudah terasa beberapa hari sebelum Hari Tet, dengan membersihkan dan mendekorasi rumah.
Di Vietnam, bunga persik dan pohon kumquat menjadi hiasan rumah, karena menjadi simbol penting Hari Raya Tet. Pohon kumquat adalah pohon sitrus kerdil (citrus japonica) dengan daun hijau lebat dan buahnya kecil-kecil berwarna kuning.
Pohon itu melambangkan umur panjang dan kemakmuran yang menjadi harapan di tahun baru. Sedangkan hidangan wajib Hari Raya Tet adalah kue ketan dengan isian daging dan kacang hijau yang dibungkus daun.
Di Vietnam Utara kue itu berbentuk persegi, sedangkan di Selatan kuenya berbentuk silinder. Ada kepercayaan di kalangan masyarakat Vietnam, orang pertama yang mengunjungi rumah di tahun baru akan menentukan keberuntungan sepanjang setahun ke depan.
Perayaan Tet di Vietnam juga menjadi salah satu perayaan penting, khususnya bagi keluarga. Karena moment itulah seluruh keluarga berkumpul, memberikan penghormatan pada leluhur dan pada orang yang lebih tua.
Tradisi memberikan hadiah uang dalam amplo juga berlaku di Vietnam saat perayaan Tet. Hadiah biasanya diberikan pada orang tua dan pada anak-anak.
Tahun ini, Vietnam juga menggelar berbagai kegiatan seni budaya dan festival. Sehingga jalan-jalan di Vietnam akan terlihat lebih meriah dan ramai.
Presiden Vietnam Luong Cuong juga menyampaikan ucapan dan pesan Hari Raya Tet. Presiden Luong Cuong mengajak rakyat Vietnam untuk bersama-sama mewujudkan pertumbuhan ekonomi tinggi dan menjadikan Vietnam negara berpenghasilan menengah atas.