Piala Dunia 2026, Panggung Terakhir Sang Mega Bintang Ronaldo

  • 19 Nov 2025 11:09 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Luapan kegembiraan memenuhi Stadion Do Dragao saat Portugal memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026. Para pemain saling berpelukan, larut dalam emosi kebahagiaan, namun ada satu nama yang absen di lapangan malam itu.

Dia adalah sang kapten, Cristiano Ronaldo, yang tidak turut serta bersama timnya saat melibas Armenia 9-1. Kartu merah yang didapat pada pertandingan sebelumnya menahan Ronaldo untuk ambil bagian dalam malam penentuan itu.

Untuk pertama kali dalam karier internasionalnya, Ronaldo diusir keluar lapangan karena dinilai menyikut pemain lawan saat melawan Irlandia. Kala itu, kondisi Portugal yang tertinggal dua gol membuat Ronaldo kehilangan kesabaran hingga melakukan pelanggaran.

Namun, aksi tersebut mendapat pembelaan dari rekan setimnya di Timnas Portugal. Bruno Fernandes menyebut kejadian itu adalah hal yang sering terjadi dalam sepak bola.

“Hal itu terjadi dalam sepak bola, sebuah momen ketika Cris (Ronaldo) bereaksi dan itu merugikannya. Sesuatu yang sebenarnya tidak ingin ia lakukan, tetapi akhirnya tetap terjadi,” ujar Fernandes.

Kapten Manchester United itu menambahkan, aksi Ronaldo itu justru menunjukkan determinasi tinggi untuk membawa negaranya meraih kemenangan. Terlebih, Portugal sedang berada dalam kondisi yang tidak menguntungkan sebelum insiden itu terjadi.

Tim berjuluk Seleccao das Quinas itu seharusnya bisa lolos ke Piala Dunia lebih awal jika berhasil mengalahkan Irlandia. Namun, kekalahan tersebut membuat mereka harus menunggu sedikit lebih lama.

Tidak mengherankan jika Ronaldo sangat menginginkan kemenangan dan membawa timnya ke ajang paling bergengsi tersebut. Mengingat, sang mega bintang telah mengumumkan Piala Dunia kali ini akan menjadi yang terakhir dalam karier panjangnya.

Timnas Portugal saat tampil di kualifikasi Piala Dunia 2026. (Foto: Instagram/@cristiano)


Piala Dunia Terakhir

Beberapa hari sebelum memulai pertandingan melawan Irlandia, Ronaldo menyampaikan bahwa ini akan menjadi Piala Dunia terakhirnya. Pemain berusia 40 tahun itu juga menyebutkan ia akan gantung sepatu dalam satu atau dua tahun lagi.

“Saya akan berusia 41 tahun nanti. Saya pikir ini akan menjadi momen saya di kompetisi terbesar itu,” ujar Ronaldo di Riyadh beberapa saat lalu.

Sepanjang karier profesionalnya, Ronaldo telah berpartisipasi dalam lima seri Piala Dunia, yaitu 2006, 2010, 2014, 2018, dan 2022. Catatan terbaik terjadi pada tahun 2006 ketika Portugal berhasil mencapai semifinal dan keluar sebagai juara keempat.

Namun setelahnya, performa Portugal naik turun pada seri-seri berikutnya. Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, mereka tersingkir pada babak perempat final, usai dikalahkan tim kuda hitam, Maroko.

Pada edisi yang sama jugalah, rival terbesar Ronaldo, Lionel Messi, keluar sebagai juara bersama Argentina. Hasil ini semakin memanaskan perdebatan tentang pemain terbaik dunia di antara keduanya.

Ronaldo memenangkan empat trofi Liga Champions bersama Real Madrid. (Foto: Intagram/@cristiano)


Pemain Terbaik Dunia

Lahir pada 5 Februari 1985 di Madeira, Portugal, Ronaldo menjelma menjadi salah satu pemain sepak bola terbaik dunia. Ia berhasil mengoleksi lima Ballon d’Or yang merupakan penghargaan tertinggi bagi pesepak bola.

Mengawali karier profesional di klub Portugal, Sporting CP, permainan apik Ronaldo menarik perhatian raksasa Inggris, Manchester United. Di sana, kehadirannya langsung menjadi sensasi dengan meraih banyak gelar bersama Setan Merah.

Di tengah karier yang kian menanjak, Ronaldo memutuskan untuk pindah ke Real Madrid, klub yang sudah lama diidamkannya. Bermain di La Liga, nama ‘CR7’ semakin bersinar seiring dengan pencapaiannya yang gemilang.

Bersama Los Blancos, Ronaldo meraih empat trofi Liga Champions yang mengukuhkan statusnya sebagai legenda klub. Ia juga mengoleksi berbagai gelar domestik yang menegaskan dominasinya di Spanyol.

Petualangannya berlanjut ke Italia ketika ia bergabung dengan Juventus untuk mencari tantangan baru. Di Turin, ia mempersembahkan dua gelar Serie A dan terus mempertahankan level permainan yang impresif.

Ronaldo kemudian kembali ke Manchester United sebelum akhirnya menuju Liga Arab Saudi untuk bergabung bersama Al-Nassr. Keputusannya menandai babak baru karier globalnya yang terus menarik perhatian dunia sepak bola.

Sepanjang perjalanan profesionalnya, Ronaldo telah mencetak lebih dari 900 gol untuk klub dan tim nasional. Jumlah tersebut menjadikannya salah satu pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola modern.

Kini, hanya satu trofi besar yang belum pernah ia raih. Piala Dunia akan menjadi mahkota pamungkas yang menyempurnakan perjalanan Ronaldo dan menegaskan statusnya sebagai pemain terbaik sepanjang masa.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....