Kampung Taver, Wisata Sejarah dan Alam di Fakfak

  • 26 Jun 2025 11:10 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Kampung Taver, yang terletak di Distrik Arguni, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, kini mulai dikenal sebagai destinasi wisata yang menggabungkan keindahan alam dan sejarah. Dengan panorama eksotis serta jejak peninggalan masa lampau, kampung ini menawarkan pengalaman liburan sekaligus edukasi sejarah yang menarik bagi wisatawan. Potensi ini terus dikembangkan oleh masyarakat setempat, khususnya para pemuda yang membentuk jasa perjalanan wisata bernama Arguni Taver.

Melalui layanan Arguni Taver, pengunjung cukup membayar Rp 400.000 per orang untuk sekali perjalanan (minimal delapan orang) yang mencakup transportasi dari Distrik Kokas ke Kampung Taver, penginapan di rumah warga, makan, dan pemandu wisata. Paket perjalanan ini menawarkan sejumlah destinasi unggulan seperti situs pra sejarah, Pasir Timbul, Pulau Kambing, Bukit Arta, dan tur keliling kampung, termasuk ke Situs Arkeologi Perang Hongi.

Situs pra sejarah menjadi daya tarik utama di mana wisatawan bisa melihat lukisan telapak tangan, gambar ikan, dan simbol-simbol lainnya di dinding tebing. Jejak-jejak itu diyakini sebagai peninggalan nenek moyang masyarakat Taver. Lokasinya hanya 10 menit dari kampung menggunakan perahu, menjadikannya sangat mudah diakses.

Destinasi lain seperti Pasir Timbul dan Pulau Kambing juga tak kalah menarik. Pasir Timbul menawarkan pemandangan unik yang cocok untuk berfoto, sementara Pulau Kambing menghadirkan suasana santai dengan pantai jernih dan pasir putih. Ada juga Bukit Arta, spot terbaik menikmati panorama pulau dan laut, lengkap dengan dua titik foto yang dibangun oleh pemuda lokal secara swadaya.

Pengalaman semakin lengkap dengan kegiatan keliling kampung, mengunjungi telaga ikan bandeng, Goa Wallet, serta mencicipi makanan lokal. Sebagai penutup perjalanan, wisatawan diajak ke Situs Arkeologi Perang Hongi yang menampilkan tengkorak manusia dan kerangka perahu kuno. Meski ekstrem, lokasi ini aman dikunjungi dan jadi favorit untuk para penggemar sejarah.

Meskipun akses internet masih terbatas, wisata Kampung Taver justru menawarkan pengalaman lepas dari hiruk pikuk dunia digital dan lebih menyatu dengan alam. Didukung oleh semangat pemuda lokal, destinasi ini menjadi contoh sukses pemberdayaan masyarakat dalam mengelola potensi wisata berbasis budaya dan alam secara mandiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....