Uji Kompetensi Pemandu Wisata Fakfak Digelar Triwulan Ketiga
- 09 Apr 2025 11:53 WIB
- Fak Fak
KBRN, Fakfak : Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Fakfak dalam waktu dekat akan menggelar uji kompetensi bagi para pemandu wisata yang ada di Fakfak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pramuwisata di Fakfak, meskipun tingkat kunjungan wisatawan dari luar daerah masih tergolong rendah.
Ketua DPC HPI Kabupaten Fakfak, Prayogo Kusuma menjelaskan, pelaksanaan uji kompetensi ini menjadi bagian dari upaya evaluasi dan pembenahan kualitas keilmuan serta legalitas para pemandu wisata di tahun 2025. Ia menekankan, tidak semua pemandu akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perpanjangan sertifikasi karena adanya syarat administratif, seperti portofolio aktivitas kepemanduan selama empat tahun terakhir.
"Ini menjadi dasar mutlak yang harus dipersiapkan teman-teman pemandu wisata di Fakfak. Evaluasi sudah kami lakukan sejak Januari hingga Maret 2025, dan kini masuk tahap pematangan di bulan April," jelas Prayogo. Dari sekitar 50 pemandu yang tersertifikasi sebelumnya, hanya sekitar 20 hingga 28 orang yang diperkirakan akan mengikuti uji kompetensi lanjutan.
DPC HPI Fakfak juga menjalin komunikasi intensif dengan Balai Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) serta DPD HPI di Manokwari untuk menyelaraskan pelaksanaan uji kompetensi. Diharapkan uji kompetensi ini dapat terlaksana pada triwulan ketiga tahun 2025 dengan mendatangkan asesor dari luar untuk menilai kelayakan para pemandu.
Prayogo menambahkan, kurikulum dasar untuk kompetensi pramuwisata sudah ditetapkan, dan bagi yang akan melanjutkan ke tingkat lanjutan akan mendapatkan materi tambahan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Saat ini, para pemandu wisata aktif di Fakfak telah memiliki kartu identitas resmi sebagai pramuwisata yang menjadi dasar legalitas mereka dalam melakukan aktivitas di lapangan", tambahnya.
HPI Fakfak juga mengimbau agar para pemandu wisata yang belum bersertifikat dapat kooperatif dan proaktif dalam proses pendataan. Tujuannya adalah agar seluruh destinasi wisata dan agen perjalanan di Fakfak memiliki panduan profesional yang tersertifikasi.
"Kami ingin SDM pariwisata Fakfak tak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tapi juga profesionalisme pemandunya," tutup Prayogo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....