Kabut Asap Ganggu Aktivitas Petani Pala Kampung Sekru

  • 30 Sep 2026 19:00 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan mulai berdampak pada aktivitas masyarakat di Kabupaten Fakfak. Kondisi tersebut juga dirasakan petani pala di Kampung Sekru yang harus beraktivitas di tengah keterbatasan jarak pandang.

Salah seorang petani pala Kampung Sekru, yang akrab disapa Jhon, mengatakan kabut asap mengganggu aktivitasnya saat melakukan panen di kebun. Kondisi tersebut semakin terasa ketika memasuki sore hari karena jarak pandang di dalam kebun semakin terbatas.

Jhon menuturkan, pada pukul 16.00 WIT dirinya sudah kesulitan melihat dengan jelas dalam jarak sekitar 15 hingga 20 meter. Kabut asap yang menyelimuti kawasan kebun membuat suasana di dalam kebun menjadi lebih gelap dibandingkan kondisi biasanya.

"Jam empat sore saja di dalam kebun sudah tidak bisa melihat dengan jelas, jarak pandang sekitar 15 sampai 20 meter tertutup kabut asap," ujar Jhon ketika ditemui RRI seusai melakukan panen pala di kebunnya, Rabu 30 september 2026.

Menurut Jhon, kondisi tersebut jika dibandingkan dengan waktu normal, suasana di dalam kebun pada pukul 16.00 WIT terasa seperti memasuki pukul 18.00 WIT atau menjelang malam. Ia pun memilih segera meninggalkan kebun karena tidak membawa alat penerangan seperti senter.

Keterbatasan jarak pandang tersebut membuat aktivitas petani di kebun harus menyesuaikan dengan kondisi kabut asap. Jhon berharap kondisi kabut asap dapat segera berkurang sehingga masyarakat yang bekerja di kebun dapat kembali beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.

Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah juga menjadi perhatian karena dapat memengaruhi berbagai aktivitas masyarakat, termasuk sektor pertanian. Bagi petani pala Kampung Sekru, kondisi tersebut tidak hanya mengganggu jarak pandang tetapi juga membatasi waktu untuk melakukan pekerjaan di kebun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....