Fakfak Lindungi 21.677 Pekerja Rentan Melalui Program Jaminan Sosial

  • 29 Sep 2026 14:13 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Sebanyak 21.677 pekerja rentan di Kabupaten Fakfak mendapatkan perlindungan melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan yang didukung pemerintah daerah. Jumlah tersebut tersebar di 17 distrik dan menjadi bagian dari capaian Fakfak dalam Jamsostek Award 2026.

Plt Kepala Disnakertrans Kabupaten Fakfak Lud Masrur Kamudi mengatakan pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran Rp3.043.118.400 untuk program perlindungan tersebut. Anggaran itu digunakan untuk memberikan jaminan sosial kepada masyarakat yang masuk dalam kategori pekerja rentan.

Lud menjelaskan pekerja rentan merupakan masyarakat yang melakukan aktivitas pekerjaan namun memiliki penghasilan yang tidak menentu. Kelompok tersebut antara lain petani, nelayan, tukang ojek hingga penjual sayur musiman.

"Yang dimaksud dengan pekerja rentan adalah orang atau individu yang melakukan aktivitas kerja namun secara penghasilan tidak menentu setiap hari bahkan setiap bulan," ujar Lud Masrur kepada RRI.

Menurutnya, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan penting karena pekerja rentan memiliki risiko dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Program tersebut memberikan perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja maupun kematian.

Cakupan perlindungan yang luas turut mengantarkan Kabupaten Fakfak meraih Terbaik Pertama Kategori Pemerintah Kabupaten dalam Jamsostek Award 2026 wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya. Namun, pemerintah daerah tetap melihat pencapaian tersebut sebagai tanggung jawab yang harus dilanjutkan.

"Dilihat dari angka dan jumlah cakupan orang yang dilindungi, Kabupaten Fakfak merupakan kabupaten tertinggi di Papua Barat yang melindungi para pekerja rentan di 17 distrik," kata Lud.

Disnakertrans Fakfak berharap perlindungan tersebut dapat terus ditingkatkan sehingga semakin banyak pekerja rentan yang memperoleh manfaat. Pemerintah juga mengajak masyarakat dan pemerintah di tingkat distrik serta kampung untuk bersama-sama memastikan data penerima perlindungan tetap sesuai kondisi di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....