Krisis Air Bersih, Warga Fakfak Andalkan Sungai untuk Mencuci

  • 03 Agt 2026 20:34 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak – Krisis air bersih yang kembali melanda wilayah Kota Fakfak, Papua Barat, memaksa sebagian warga mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Salah satunya dengan mencuci pakaian dan mengambil air di Sungai Kampung Air Besar, Distrik Fakfak Tengah.

Pantauan pada Minggu 2 Agustus 2026, puluhan warga terlihat memadati kawasan Sungai Air Besar. Mereka datang membawa ember, jeriken, dan tumpukan pakaian untuk dicuci karena pasokan air bersih ke rumah-rumah mereka tidak mengalir.

Warga yang datang didominasi ibu rumah tangga bersama anak-anak. Selain mencuci pakaian, sebagian warga juga memanfaatkan aliran sungai untuk mandi dan mengambil air guna kebutuhan rumah tangga.

Salah seorang warga, Andrini, mengatakan kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama akibat distribusi air bersih yang tidak lagi mengalir ke rumahnya.

"Sudah lama air tidak mengalir, jadi kami terpaksa mencuci di Kali Air Besar," kata Andrini.

Menurutnya, persediaan air yang ada di rumah sangat terbatas sehingga keluarganya tidak memiliki pilihan selain memanfaatkan air sungai. Ia berharap hujan segera turun agar warga dapat kembali menampung air hujan untuk kebutuhan sehari-hari.

"Masalah air ini kebutuhan semua orang. Kami berharap segera ada perbaikan kalau memang ada kerusakan atau kendala lainnya," ujarnya.

Krisis air bersih di Fakfak diketahui telah terjadi berulang dari tahun ke tahun. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh kombinasi faktor alam, keterbatasan infrastruktur, serta aspek manajemen operasional distribusi air bersih yang hingga kini masih menjadi tantangan bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....