Perum Bulog Fakfak Salurkan Bantuan Pangan Gratis Tahun 2026
- 13 Feb 2026 14:37 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Perum Perum Bulog Cabang Fakfak, Papua Barat, memastikan kesiapan penyaluran bantuan pangan gratis kepada masyarakat pada tahun 2026 sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas pangan dan daya beli masyarakat. Bantuan tersebut berupa beras dan minyak goreng yang akan disalurkan secara bertahap.
Kepala Bulog Cabang Fakfak, Ibrahim Wairoy, mengatakan bantuan pangan gratis yang akan digulirkan mencapai 200 ton beras dan sekitar 50.000 kiloliter minyak goreng. Program ini direncanakan berjalan selama empat bulan sepanjang tahun 2026 sesuai kebijakan pemerintah pusat.
“Pemerintah dalam waktu dekat akan menyalurkan bantuan pangan secara gratis. Untuk tahun 2026 ini akan berjalan selama empat bulan,” ujar Ibrahim Wairoy saat dikonfirmasi, menegaskan bahwa Bulog siap mendukung kelancaran program tersebut dari sisi ketersediaan stok.
Ibrahim menjelaskan, data penerima bantuan pangan sepenuhnya bersumber dari Kementerian Sosial. Dalam pelaksanaannya, Bulog Fakfak hanya bertugas mendatangkan dan menyiapkan stok, sementara pendistribusian kepada masyarakat akan dilakukan oleh pihak ketiga yang ditunjuk pemerintah.
“Kami di Bulog Fakfak sifatnya mendatangkan stok, lalu nantinya dibagikan oleh pihak ketiga,” katanya. Menurutnya, mekanisme ini diterapkan agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan berjalan efektif di lapangan.
Selain memastikan distribusi bantuan, Bulog Fakfak juga mengimbau masyarakat untuk tetap berbelanja bahan pokok secara bijak. Ibrahim menekankan agar tidak terjadi panic buying maupun penimbunan yang dapat mengganggu stabilitas harga di pasaran.
Saat ini, Bulog Fakfak memiliki stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 1.063 ton, ditambah 31,4 ton beras premium, 28,4 ton gula pasir, serta 16.400 kiloliter minyak goreng. Dengan ketersediaan tersebut, Bulog memastikan kebutuhan pangan masyarakat di Kabupaten Fakfak dan sekitarnya tetap aman dan terkendali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....