Bulog Imbau Masyarakat Belanja Bijak Hadapi Ramadan
- 29 Jan 2026 12:13 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Fenomena memborong kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri kembali terjadi di sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Fakfak. Perilaku tersebut dikenal sebagai panic buying, yang dipicu oleh kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan kenaikan harga dan kelangkaan stok bahan pokok di pasaran.
Panic buying dinilai dapat berdampak negatif terhadap stabilitas harga, karena meningkatnya permintaan secara tiba-tiba justru memicu inflasi atau kenaikan harga barang. Selain faktor kekhawatiran, perilaku konsumtif ini juga dipengaruhi oleh budaya belanja menjelang hari besar keagamaan, keinginan menjaga stamina selama puasa, serta berbagai tawaran diskon dari pelaku usaha.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bulog Fakfak, Ibrahim Wairoy, mengimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan kebutuhan pokok, khususnya beras, gula, dan minyak goreng. Ia menegaskan bahwa pemerintah melalui Bulog menjamin stok ketiga komoditas tersebut tetap aman.
“Untuk masyarakat umum ini kita tidak perlu khawatir terhadap kekosongan, terutama beras, gula, dan minyak goreng, karena pemerintah menjamin, dalam hal ini Bulog menjamin, stok ketiga kebutuhan tersebut tetap ada sampai dengan Lebaran nanti,” ujar Ibrahim Wairoy.
Ia memastikan bahwa ketersediaan pangan selama bulan puasa hingga Idul Fitri dalam kondisi aman. “Jadi puasa sampai Lebaran tetap kita jamin ada,” tambahnya, menegaskan komitmen Bulog dalam menjaga ketahanan pangan di daerah.
Ibrahim juga mengingatkan masyarakat agar tidak berbelanja secara berlebihan dan tetap mengedepankan sikap bijaksana dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menurutnya, belanja secukupnya akan membantu menjaga kestabilan harga di pasaran. “Tidak perlu ada penimbunan atau berbelanja berlebihan karena takut kosong. Kita jamin untuk ketiga komoditi tersebut, beras, gula, dan minyak goreng, selalu siap,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....