Penguatan Jaringan, PLN ULP Fakfak Lakukan Pemadaman Terencana

  • 28 Jan 2026 19:45 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Fakfak akan melaksanakan pemadaman listrik terencana sebagai bagian dari pekerjaan pemeliharaan dan penguatan jaringan distribusi di wilayah Fakfak. Kegiatan ini dilakukan guna meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

Pemadaman terencana tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 29 Januari 2026, mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIT. Selama waktu pelaksanaan pekerjaan, sejumlah wilayah akan mengalami penghentian sementara aliran listrik.

Adapun lokasi terdampak meliputi wilayah Kelurahan Fakfak Selatan, sebagian Distrik Furwagi, serta sebagian wilayah Distrik Fakfak Tengah. PLN menyampaikan pekerjaan ini bersifat teknis dan penting untuk memperkuat sistem jaringan kelistrikan.

Dalam pemberitahuannya, PLN ULP Fakfak menjelaskan pekerjaan yang dilakukan antara lain pemangkasan dan penebangan pohon mangga di belakang Toko Denis Fakfak, serta pemasangan Load Break Switch (LBS) di bawah Kantor Satlantas. Kegiatan tersebut bertujuan menjaga jarak aman jaringan dari pepohonan serta meningkatkan keandalan sistem distribusi.

Manajemen PLN menyampaikan pemeliharaan jaringan ini merupakan langkah pencegahan gangguan serta upaya peningkatan kualitas layanan kelistrikan, seiring meningkatnya kebutuhan beban listrik masyarakat di wilayah Fakfak.

PLN juga mengimbau pelanggan untuk mengamankan peralatan elektronik selama pemadaman berlangsung. Demi keamanan dan keselamatan bersama, jalur pada lokasi pekerjaan terpaksa dipadamkan sementara hingga petugas menyelesaikan seluruh tahapan teknis di lapangan.

PLN ULP Fakfak menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan mengucapkan terima kasih atas perhatian serta pengertian pelanggan. Warga juga diingatkan tetap waspada karena aliran listrik dapat kembali normal sewaktu-waktu setelah pekerjaan selesai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....