Pedagang Takjil Ramadan 1447 Ramai di Fakfak
- 23 Feb 2026 11:06 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Memasuki Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, suasana sore hari di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, mulai dipadati pedagang musiman yang menjajakan aneka takjil untuk berbuka puasa. Kehadiran mereka menjadi pemandangan rutin setiap Ramadan, sekaligus menandai meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat menjelang waktu berbuka.
Para pedagang terkonsentrasi di kawasan ekonomi dan bisnis di Jalan Dr Salasa Namudat. Sejumlah lapak terlihat berdiri di depan Food Court Pujasera Fakfak, kawasan Taman Satu Tungku Tiga Batu, depan RTH Ma'ruf Amin, hingga di samping Kantor Dewan Adat Mbaham Matta. Deretan tenda dan meja jualan tampak berjajar rapi, menawarkan beragam pilihan makanan dan minuman ringan.
Tidak hanya di pusat kota, aktivitas serupa juga terlihat di kawasan Tanjung Wagom. Di wilayah ini, pedagang banyak menjual minuman segar seperti cendol, es buah, hingga es pisang ijo yang menjadi favorit warga saat berbuka. Keramaian pembeli mulai terasa sejak pukul 16.30 WIT hingga menjelang azan Magrib.
Pedagang musiman lainnya juga memadati area dealer motor PT Sinar Suri hingga Toko Lapak Araz di Wagom, Distrik Pariwari. Lokasi-lokasi tersebut dipilih karena dinilai strategis dan mudah dijangkau masyarakat yang melintas sepulang kerja maupun beraktivitas.
Salah satu pedagang, Ibu Royati, mengaku suasana jualan pada Minggu, 22 Februari 2026, lebih ramai dibanding hari-hari sebelumnya. “Pada hari ini lebih ramai lagi, sebagian sudah mulai buka lapak berjualan,” ujarnya saat ditemui di lapaknya.
Ia menjual berbagai jenis takjil, mulai dari kue lontar seharga Rp20.000 per potong hingga aneka gorengan yang dibanderol Rp1.000 per biji. Selain itu, tersedia pula srikaya, risoles, bolu, gogos, serta jajanan tradisional lainnya yang diminati pembeli dari berbagai kalangan.
Para pedagang berharap Ramadan tahun ini membawa berkah dan peningkatan pendapatan bagi keluarga mereka. Dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi sejak awal Ramadan, para penjual optimistis dagangan mereka akan terus laris hingga akhir bulan suci.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....