Sahur di Akhir Waktu: Strategi Sehat saat Berpuasa
- 21 Feb 2026 04:03 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Sahur merupakan salah satu sunnah yang sangat dianjurkan dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan. Selain bernilai ibadah, sahur juga memiliki manfaat besar bagi kesehatan tubuh, terutama jika dilakukan di akhir waktu menjelang azan Subuh.
Sahur di akhir waktu membantu tubuh memiliki cadangan energi yang lebih optimal sepanjang hari. Dengan jarak yang lebih dekat ke waktu imsak atau Subuh, tubuh tidak terlalu lama berada dalam kondisi tanpa asupan, sehingga rasa lemas di siang hari dapat diminimalkan.
Dari sisi kesehatan, menurut WHO, makan sahur menjelang Subuh membantu menjaga kestabilan kadar gula darah. Asupan karbohidrat kompleks, protein, serta cairan yang cukup akan memperlambat rasa lapar dan membantu tubuh tetap fokus dalam beraktivitas.
Selain itu, sahur di akhir waktu juga membantu mencegah dehidrasi. Tubuh memiliki kesempatan lebih baik untuk menyerap cairan sebelum memulai puasa, sehingga risiko haus berlebihan dan sakit kepala dapat dikurangi.
| Baca juga: Penyebab Sakit Kepala saat Puasa |
Secara spiritual, sahur di akhir waktu memiliki keutamaan tersendiri karena dilakukan mendekati waktu yang penuh keberkahan. Momen tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperbanyak doa, istigfar, dan persiapan ibadah Subuh.
Kebiasaan sahur terlalu awal justru membuat rentang waktu puasa terasa lebih panjang. Karena itu, mengakhirkan sahur sesuai anjuran sunnah menjadi pilihan yang lebih bijak dan menenangkan.
Dengan demikian, sahur di akhir waktu bukan hanya mengikuti ajaran Nabi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kesehatan fisik dan ketenangan batin. Pola sahur yang tepat akan membantu umat Islam menjalani puasa dengan lebih kuat, fokus, dan penuh keberkahan
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....