Dinkes Fakfak Ajak Warga Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis
- 05 Okt 2026 06:44 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak – Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak mengajak masyarakat memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai langkah deteksi dini penyakit dan faktor risikonya. Imbauan tersebut disampaikan dalam Dialog Interaktif Fakfak Menyapa bertema “Program CKG (Cek Kesehatan Gratis)” di Pro 1 RRI Fakfak.
Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak, Bernadet Dewi KH. Kunde, S.K.M., M.K.M., menjelaskan CKG merupakan program prioritas pemerintah yang mulai dilaksanakan pada 2025. Jika pada awalnya pemeriksaan dikaitkan dengan momentum ulang tahun, pelaksanaannya kini dapat dilakukan kapan saja dengan ketentuan maksimal satu kali dalam setahun.
Menurut Dewi, CKG dirancang berdasarkan siklus hidup, mulai dari bayi baru lahir hingga lanjut usia. Pemeriksaan dapat dilakukan melalui fasilitas pelayanan kesehatan sesuai kelompok sasaran, sementara anak usia sekolah mendapatkan pemeriksaan melalui program CKG di sekolah. Untuk bayi baru lahir, skrining dilakukan sekitar usia dua hari dan dapat dilaksanakan di fasilitas kesehatan yang melayani persalinan.
“Jangan menunggu sampai sakit. Banyak masyarakat yang tidak menyadari memiliki faktor risiko penyakit. Melalui CKG, faktor risiko tersebut bisa ditemukan lebih awal sehingga dapat dilakukan pencegahan dan penanganan,” ujar Dewi.
Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak, Nani Sri Untari, S.K.M., M.K.L., mengatakan CKG juga terintegrasi dengan upaya pencegahan penyakit menular. Pada kelompok calon pengantin, misalnya, dilakukan deteksi dini HIV, sifilis dan hepatitis. Pemeriksaan hepatitis juga penting karena seseorang dapat terinfeksi tanpa merasakan gejala hingga penyakit berkembang lebih lanjut.
Nani menambahkan, skrining juga berkaitan dengan penyakit menular lainnya, termasuk tuberkulosis (TB), kusta dan skabies. Menurutnya, deteksi sejak dini diperlukan agar penyakit dapat segera ditangani dan tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih berat. Ia mengajak masyarakat tidak menunggu munculnya keluhan untuk memeriksakan kondisi kesehatan.
Dari sisi penyakit tidak menular, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak, Matelda Rumatora, S.K.M., M.Epid., menjelaskan CKG mencakup berbagai skrining, antara lain tekanan darah dan gula darah, serta pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut. Skrining juga diarahkan untuk menemukan faktor risiko penyakit seperti stroke dan penyakit jantung serta berbagai masalah kesehatan lainnya.
Matelda berharap masyarakat semakin aktif memanfaatkan CKG karena pemeriksaan gratis tersebut memberi kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatan sebelum penyakit berkembang atau menimbulkan komplikasi. Ia menegaskan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat dan kehadiran CKG di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan hingga tingkat komunitas perlu dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....