Dinkes Fakfak Perkuat Integrasi Layanan Kesehatan Primer Masyarakat

  • 05 Agt 2026 13:35 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak terus memperkuat penerapan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus menurunkan angka kesakitan di masyarakat. Program tersebut mengedepankan kolaborasi lintas sektor hingga ke tingkat kampung melalui jejaring pelayanan kesehatan.

Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Primer Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak, Sri Astuti Wihel, mengatakan perubahan dalam layanan kesehatan primer dibangun melalui empat pilar utama, yakni edukasi kesehatan, pencegahan penyakit melalui imunisasi, peningkatan kapasitas layanan dan jejaring, serta penguatan peran aktif masyarakat.

"Banyak masyarakat kami berharap angka kesakitan mulai menurun, karena ada empat pilar perubahan di layanan primer, yaitu edukasi, pencegahan penyakit melalui imunisasi, peningkatan kapasitas dan jejaring yang diaktifkan, kemudian peran serta masyarakat yang lebih tinggi," ujar Sri Astuti.

Ia menjelaskan, melalui penguatan peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Puskesmas Pembantu (Pustu), hingga Puskesmas, berbagai persoalan kesehatan di tingkat masyarakat dapat diidentifikasi dan ditangani lebih cepat. Langkah tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan yang selama ini masih menghadapi berbagai tantangan.

Menurutnya, penyelesaian masalah kesehatan tidak dapat hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan. Seluruh unsur masyarakat dan berbagai sektor harus terlibat sesuai peran masing-masing agar pelayanan kesehatan menjadi lebih efektif dan berkelanjutan.

"Masalah kesehatan bukan cuma orang kesehatan yang menyelesaikan, tetapi seluruh jejaring. Kalau di sekolah ada jejaring pendidikan, kemudian fasilitas kesehatan lain, apotek, tempat praktik dokter, distrik, lurah, semuanya punya peran dalam menyelesaikan masalah kesehatan melalui integrasi pelayanan primer," katanya.

Sri Astuti menambahkan, Dinas Kesehatan akan kembali menggelar pertemuan bersama seluruh jejaring lintas sektor guna menjelaskan tugas dan tanggung jawab masing-masing dalam mendukung implementasi Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer di Kabupaten Fakfak.

Ia menegaskan, konsep integrasi tidak hanya diterapkan di dalam Puskesmas melalui kolaborasi antarklaster layanan, tetapi juga harus diperluas ke luar organisasi dengan melibatkan pemangku kepentingan, lintas sektor, tokoh masyarakat, serta seluruh mitra pelayanan kesehatan. Dengan sinergi tersebut, setiap unit kerja Puskesmas diharapkan mampu menyelesaikan berbagai persoalan kesehatan masyarakat secara terpadu dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....