Bupati Soroti Pentingnya Rujukan Cepat Ibu Hamil

  • 31 Agt 2026 14:09 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Bupati Fakfak Samaun Dahlan meminta seluruh tenaga kesehatan, khususnya para bidan, untuk meningkatkan perhatian terhadap keselamatan ibu hamil dan ibu melahirkan. Hal tersebut disampaikan Samaun Dahlan saat berbicara di hadapan peserta Musyawarah Cabang (Muscab) ke-II Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Fakfak.

Samaun menegaskan, dirinya tidak ingin lagi mendengar adanya ibu yang meninggal dunia saat melahirkan hanya karena tidak mendapatkan pertolongan medis yang memadai. Menurutnya, persoalan keselamatan ibu dan bayi harus menjadi perhatian serius seluruh pihak terkait.

“Saya ingatkan kepada kita semua bahwa saya tidak mau dengar lagi ada ibu yang meninggal hanya karena melahirkan dan tidak ada pertolongan. Saya tidak mau dengar itu lagi,” tegas Samaun Dahlan.

Ia mengungkapkan, sebelumnya telah menyampaikan kepada Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Fakfak agar pada waktu-waktu tertentu dokter dapat melakukan kunjungan ke distrik-distrik untuk memeriksa kondisi ibu hamil. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengetahui sejak dini kondisi kehamilan yang berpotensi mengalami komplikasi.

Menurut Samaun, apabila sejak awal diketahui seorang ibu hamil berpotensi menjalani persalinan tidak normal, maka pasien harus segera dirujuk ke rumah sakit. Dengan demikian, penanganan medis dapat dilakukan lebih awal tanpa harus menunggu kondisi darurat saat persalinan berlangsung.

“Kalau seorang ibu itu melahirkan dalam keadaan tidak normal, maka jauh-jauh hari kita sudah harus rujuk mereka untuk ke rumah sakit,” ujarnya.

Ia menyoroti tantangan jarak yang dihadapi masyarakat di sejumlah wilayah seperti Karas dan Bomberai. Menurutnya, kondisi tersebut dapat menjadi persoalan serius apabila ibu dengan kehamilan berisiko baru harus melakukan perjalanan jauh menuju fasilitas kesehatan ketika proses persalinan sudah berlangsung.

Samaun juga membagikan pengalaman yang pernah disaksikannya secara langsung terkait seorang ibu muda yang meninggal dunia akibat persalinan tidak normal dan terlambat mendapatkan penanganan dokter spesialis. Pengalaman tersebut, kata dia, menjadi pelajaran penting agar seluruh tenaga kesehatan lebih sigap dalam melakukan deteksi dini dan rujukan pasien.

Karena itu, Bupati berharap para bidan yang bertugas di distrik-distrik dapat terus memantau kondisi ibu hamil dan segera mendorong pasien berisiko untuk mendapatkan penanganan di rumah sakit. Ia menambahkan, Kabupaten Fakfak saat ini telah memiliki dua dokter spesialis kandungan yang diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....