Vape vs Rokok,mana yang lebih bahaya?

  • 17 Apr 2026 09:44 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Perbandingan antara vape (rokok elektrik) dan rokok konvensional sering disalahpahami. Jawabannya tidak sesederhana “yang satu aman, yang lain berbahaya” keduanya punya risiko, tapi dengan karakter yang berbeda,demikian di kutip Indozone.Id.

Rokok konvensional

Rokok biasa mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia, dan banyak di antaranya beracun serta karsinogen (penyebab kanker). Dampaknya sudah sangat jelas:

  • Penyebab utama Kanker paru-paru
  • Meningkatkan risiko Penyakit jantung
  • Memicu Stroke
  • Merusak paru-paru (misalnya Penyakit paru obstruktif kronis)

Asap rokok berasal dari proses pembakaran tembakau, yang menghasilkan tar dan karbon monoksida dua zat paling berbahaya.

Vape (rokok elektrik)

Vape tidak membakar tembakau, tapi memanaskan cairan (e-liquid). Karena itu, jumlah zat beracun biasanya lebih sedikit dibanding rokok. Tapi bukan berarti aman.

Risiko vape:

  • Tetap mengandung nikotin (zat adiktif)
  • Bisa mengiritasi paru-paru
  • Berpotensi menyebabkan EVALI (cedera paru akibat vape)
  • Efek jangka panjang masih belum sepenuhnya diketahui

Jadi, mana lebih berbahaya?

Secara umum:

  • Rokok konvensional lebih berbahaya karena kandungan racunnya jauh lebih banyak dan sudah terbukti mematikan.
  • Vape relatif “lebih rendah risiko”, tapi tetap berbahaya, terutama bagi non-perokok, remaja, dan penggunaan jangka panjang.

Kesimpulan jujur

  • Kalau dibandingkan langsung: rokok > vape (dalam hal bahaya)
  • Tapi kalau pertanyaannya: “apakah vape aman?” tidak juga

Catatan penting

  • Banyak orang beralih ke vape untuk berhenti merokok, tapi sering malah jadi ketergantungan baru.
  • Organisasi seperti World Health Organization tidak merekomendasikan vape sebagai solusi aman tanpa pengawasan medis.
google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....