Cara Minum Air saat Puasa agar tidak Haus dan Dehidrasi

  • 22 Feb 2026 10:47 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Puasa memberikan banyak manfaat bagi kesehatan dan spiritualitas. Namun, salah satu tantangan yang sering dialami saat berpuasa adalah rasa haus berlebihan dan risiko dehidrasi. Kunci utamanya terletak pada cara dan waktu minum air yang tepat saat sahur dan berbuka,demikian di kutip Indozone.Id.

Gunakan Pola Minum 2-4-2

Pola ini membantu tubuh mendapatkan cairan secara bertahap:

  • 2 gelas saat berbuka puasa
  • 4 gelas di malam hari
  • 2 gelas saat sahur

Total 8 gelas per hari ini membantu menjaga keseimbangan cairan tanpa membuat perut kaget.

Minum Secara Bertahap, Jangan Sekaligus

Minum air terlalu banyak sekaligus tidak membuat tubuh lebih terhidrasi. Justru, air akan cepat dibuang melalui urine. Minumlah perlahan dan berkala agar penyerapan cairan lebih optimal.

Dahulukan Air Putih Saat Berbuka

Saat berbuka, sebaiknya mulai dengan air putih sebelum minuman manis. Air putih membantu:

  • Menghidrasi tubuh dengan cepat
  • Menyiapkan sistem pencernaan
  • Mengurangi risiko perut kembung

Hindari Minuman Pemicu Dehidrasi

Beberapa minuman justru membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan, seperti:

  • Teh dan kopi berlebihan (kafein bersifat diuretik)
  • Minuman bersoda
  • Minuman terlalu manis

Jika ingin teh atau kopi, konsumsilah dalam jumlah kecil dan tidak mendekati waktu sahur.

Perhatikan Asupan Garam dan Gula

Makanan terlalu asin atau manis saat sahur dapat memicu rasa haus di siang hari. Pilih menu sahur yang:

  • Seimbang
  • Rendah garam
  • Tidak terlalu manis

Konsumsi Buah dan Sayur Kaya Air

Buah dan sayur membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh, seperti:

  • Semangka
  • Melon
  • Jeruk
  • Timun
  • Selada

Mengonsumsinya saat sahur atau berbuka membantu tubuh tetap segar lebih lama.

Jangan Lewatkan Sahur

Sahur sangat penting untuk menjaga hidrasi sepanjang hari. Melewatkan sahur membuat tubuh lebih cepat kekurangan cairan dan energi.

Kenali Tanda Dehidrasi

Waspadai tanda-tanda dehidrasi seperti:

  • Urine berwarna kuning pekat
  • Pusing
  • Lemas
  • Mulut kering berlebihan

Jika ini terjadi, pastikan untuk memperbaiki pola minum di hari berikutnya.

Agar tidak haus dan dehidrasi saat puasa, bukan jumlah air saja yang penting, tetapi juga cara dan waktunya. Minum air secara bertahap, pilih minuman yang tepat, dan imbangi dengan pola makan sehat. Dengan begitu, puasa dapat dijalani dengan nyaman dan tetap bugar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....