Puskesmas Werba Soroti Kepatuhan Pasien Cegah IMS
- 09 Feb 2026 12:21 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Werba, Distrik Fakfak Barat, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, kembali mendeteksi kasus positif Infeksi Menular Seksual (IMS) gonore atau kencing nanah yang terjadi secara berulang pada pasien yang sama. Temuan ini menjadi perhatian serius karena kasus muncul kembali meski pasien telah mendapatkan pengobatan hingga dinyatakan sembuh.
Penanggung Jawab Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) IMS Puskesmas Werba, Victor Talla, menyebutkan, pasien-pasien tersebut bukan berasal dari kelompok berisiko tinggi maupun pekerja seks komersial (PSK). Hal ini menunjukkan bahwa penularan IMS juga dapat terjadi di luar kelompok yang selama ini dianggap rentan.
“Ini tentunya menjadi tantangan kami di Puskesmas, khususnya di bidang P2P. Berdasarkan riwayat kunjungan, pasien yang sama berulang kali datang dan hasil pemeriksaan kembali menunjukkan positif gonore,” ujar Victor Talla saat ditemui di Werba.
Ia menjelaskan, sejumlah pasien sebenarnya telah mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur dan dipastikan sembuh. Namun, dalam waktu tertentu mereka kembali datang dengan keluhan serupa. “Saat diperiksa, ternyata positif lagi gonore. Ini menandakan bahwa edukasi yang kami berikan belum sepenuhnya diindahkan,” katanya.
Victor menekankan bahwa aktivitas seksual bukanlah hal yang dilarang, terlebih bagi mereka yang telah berusia di atas 17 tahun. Namun, ia mengingatkan pentingnya tanggung jawab dan keamanan dalam berhubungan seksual. “Diharapkan dilakukan dengan pasangan yang sah dan tidak bergonta-ganti pasangan agar terhindar dari penyakit menular seksual,” ujarnya.
Sebagai upaya pencegahan, Puskesmas Werba juga telah menyediakan kondom yang dapat diakses oleh masyarakat, khususnya kelompok berisiko. “Kami terus mengingatkan, jangan sampai kenikmatan sesaat justru berujung pada penderitaan karena penyakit menular seksual,” kata Victor.
Gonore atau gonorrhea merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae dan dapat menular melalui hubungan seksual tanpa pengaman, bahkan ketika pasangan tampak sehat. Penyakit ini dapat disembuhkan dengan antibiotik dari tenaga medis, namun pasangan seksual juga wajib diperiksa dan diobati agar tidak terjadi penularan ulang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....