Jangan Percaya Minuman Rendah Gula
- 23 Jan 2026 21:20 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID,Fakfak ; Banyak produk minuman saat ini dipasarkan dengan label seperti “rendah gula”, “less sugar”, atau “zero sugar”. Sekilas, klaim ini terdengar sehat. Namun, kenyataannya tidak selalu demikian. Istilah pemasaran tersebut bisa menyesatkan jika kita tidak memahami apa yang sebenarnya terkandung di dalam minuman tersebut,demikian di kutip Indozone.Id.
1. “Rendah gula” bukan berarti sehat
Minuman rendah gula bisa saja masih mengandung gula tambahan (free sugars) dalam jumlah signifikan, atau menggantinya dengan pemanis buatan. Menurut pedoman WHO, konsumsi gula bebas sebaiknya dibatasi hingga kurang dari 10% total energi harian, dan idealnya di bawah 5% untuk manfaat kesehatan tambahan. Banyak minuman manis masih jauh melampaui batas ini, meskipun terlihat “lebih sehat” .
2. Efek “health halo”: label sehat membuat kita lengah
Penelitian menunjukkan bahwa klaim seperti “low sugar” dapat menciptakan health halo effect, yaitu membuat konsumen merasa produk tersebut lebih sehat secara keseluruhan, meskipun sebenarnya tidak. Akibatnya, orang cenderung minum lebih banyak karena merasa aman, padahal tetap berisiko bagi kesehatan .
3. Pemanis buatan juga bukan tanpa risiko
Banyak minuman rendah gula menggunakan pemanis buatan seperti aspartame atau sucralose. Studi terbaru mengaitkan konsumsi pemanis buatan dengan potensi risiko seperti penurunan fungsi kognitif, gangguan metabolik, dan masalah kesehatan jangka panjang. Meski masih diperdebatkan, bukti ilmiah yang berkembang menunjukkan bahwa “tanpa gula” tidak otomatis berarti aman .
| Baca juga: Cara Menikmati Kopi yang Sehat untuk Tubuh |
4. Gula cair berkontribusi pada obesitas dan penyakit
WHO menegaskan bahwa minuman berpemanis gula berkontribusi pada kenaikan berat badan, diabetes tipe 2, dan penyakit tidak menular lainnya. Kalori dari minuman manis juga tidak memberikan rasa kenyang, sehingga mendorong konsumsi berlebih tanpa disadari .
5. Label bisa menipu baca komposisi, bukan hanya slogan
Kasus di berbagai negara menunjukkan bahwa label dan iklan minuman sering membingungkan atau menyesatkan konsumen, termasuk produk yang dipasarkan sebagai sehat padahal tinggi gula. Karena itu, penting untuk membaca tabel nutrisi dan daftar bahan, bukan hanya percaya pada klaim kemasan .
Jangan langsung percaya pada minuman berlabel “rendah gula”.
Sering kali, produk tersebut:
- Masih mengandung gula tambahan tersembunyi
- Menggunakan pemanis buatan dengan risiko tertentu
- Dipasarkan dengan strategi yang membuatnya terlihat lebih sehat dari kenyataan
Pilihan paling aman tetaplah air putih, infused water tanpa gula, atau minuman alami tanpa tambahan pemanis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....