MAN Fakfak Dukung Bilhaqi menuju Paskibraka Nasional

  • 09 Jun 2026 13:59 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Fakfak memberikan apresiasi atas terpilihnya salah satu siswanya, Muhammad Bilhaqi Ramaditya Ateta, sebagai calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Fakfak Tahun 2026 yang akan mengikuti seleksi tingkat Provinsi Papua Barat sekaligus penjaringan menuju tingkat nasional.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan MAN Fakfak, Siti Fatimah Fadirubun, menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Bilhaqi menjadi bukti bahwa peserta didik MAN Fakfak mampu bersaing dan menunjukkan prestasi di tingkat yang lebih tinggi.

"Kami dari sekolah sangat bangga, alhamdulillah, karena tahun ini masih ada dari Madrasah Aliyah Negeri Fakfak yang lolos di tingkat provinsi. Besar harapan kami yang bersangkutan bisa lolos sampai di tingkat nasional," ujar Siti Fatimah.

Ia menjelaskan, pada tahun sebelumnya MAN Fakfak juga memiliki perwakilan yang berhasil mencapai tingkat provinsi. Namun, sudah sekitar lima tahun belum ada lagi siswa dari sekolah tersebut yang mampu menembus seleksi tingkat nasional.

"Karena tahun lalu kita sudah punya satu juga lolos sampai tingkat provinsi dan kami berharap dari Fakfak ada yang lolos ke nasional tahun ini. Kami berharap itu dari Magefa. Sudah kurang lebih lima tahun belum ada lagi yang masuk ke nasional," katanya.

Sebagai bentuk dukungan, pihak sekolah memastikan akan memberikan pendampingan penuh kepada Bilhaqi selama mengikuti tahapan seleksi berikutnya. Dukungan tersebut antara lain berupa izin dalam proses pembelajaran agar siswa dapat fokus menjalani setiap tahapan tes tanpa mengabaikan kewajibannya sebagai pelajar.

"Insya Allah kami mendukung sepenuhnya setiap proses yang akan diikuti oleh peserta didik kami. Terutama kami memberikan izin untuk proses pembelajaran pada saat nantinya yang bersangkutan mengikuti tes-tes selanjutnya," ungkap Siti Fatimah.

Ia juga berpesan agar Bilhaqi menjaga kondisi kesehatan serta tetap menyelesaikan seluruh tanggung jawab akademiknya di sekolah. Menurutnya, prestasi nonakademik harus tetap berjalan seiring dengan kedisiplinan dalam menyelesaikan kewajiban belajar.

"Yang kami harapkan adalah dia bisa menjaga kesehatan, kemudian semua nilai-nilai akademik di sekolah bisa tuntas, sehingga meskipun dia nantinya mengikuti seleksi kegiatan ekstra di luar, itu tidak meninggalkan tugas dan kewajibannya sebagai peserta didik di Magefa," ujarnya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan MAN Fakfak, Siti Fatimah Fadirubun

Sementara itu, Muhammad Bilhaqi Ramaditya Ateta mengaku tidak menyangka dapat melangkah hingga tahap seleksi tingkat provinsi. Ia mengaku awalnya hanya berharap bisa memberikan hasil terbaik pada seleksi tingkat kabupaten.

"Alasan saya sebenarnya tidak nyangka, karena saya tes tujuannya di kabupaten, saya cuma berpikir bisa lolos sampai provinsi. Saya sangat senang," kata Bilhaqi.

Bilhaqi menjelaskan sejumlah tahapan seleksi yang telah dijalaninya, mulai dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang menguji pemahaman tentang Pancasila dan wawasan kebangsaan, Tes Intelegensi Umum (TIU), Peraturan Baris Berbaris (PBB), pemeriksaan kesehatan, tes kesamaptaan jasmani hingga wawancara. Ia pun bertekad memberikan kemampuan terbaiknya agar dapat melangkah hingga tingkat nasional.

"Tes pertama di sana, tes TWK terkait tentang Pancasila, negara dan wawasan kebangsaan. Yang kedua tes TIU, habis itu tes PBB, tes kesehatan, tes kesamaptaan jasmani, dan tes wawancara. Sangat senang. Insya Allah berikan yang terbaik sampai nasional," tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....