Seleksi Paskibra Fakfak 2026 Diikuti Ratusan Peserta
- 02 Apr 2026 12:27 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan Linmas telah membuka pendaftaran calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) tahun 2026 sejak 26 Februari lalu. Proses pendaftaran dilakukan secara terbuka dengan melibatkan sekolah-sekolah serta publikasi melalui media sosial.
Plt Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Kesbangpol dan Linmas Kabupaten Fakfak, Lenny J. Thie, mengatakan bahwa informasi pendaftaran telah disampaikan secara luas agar menjangkau seluruh calon peserta. “Kami sudah membuka pendaftaran penerimaan calon PASKIBRA Kabupaten Fakfak itu dimulai sejak tanggal 26 Februari 2026,” ujarnya saat diwawancarai.
Ia menjelaskan, selain melalui surat ke sekolah-sekolah, pengumuman juga dipublikasikan melalui berbagai platform digital. Hal ini dilakukan untuk memudahkan akses informasi bagi pelajar yang ingin mengikuti seleksi Paskibra.
Tahapan pendaftaran secara online berlangsung mulai 2 Maret hingga 15 Maret 2026. Para peserta diwajibkan membuat akun Paskibra dan mengunggah dokumen persyaratan secara daring sebagai bagian dari proses awal seleksi.
Setelah tahap pendaftaran, panitia melaksanakan seleksi administrasi pada 16 hingga 17 Maret 2026. Dari total 313 peserta yang mendaftar, sebanyak 249 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tahapan berikutnya.
“Namun yang lolos di seleksi administrasi itu ada sekitar 249 peserta. Jadi mereka-mereka yang lolos ini lanjut ke tahapan berikutnya,” jelas Lenny.
Selanjutnya, seleksi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dilaksanakan pada 1 April 2026, diikuti dengan Tes Inteligensi Umum (TIU) pada 2 April 2026. Dari 249 peserta, jumlah yang lolos ke tahap TIU berkurang menjadi 205 peserta karena adanya peserta yang tidak memenuhi nilai standar pada seleksi sebelumnya. “Dari 249 peserta yang ikut seleksi, yang masuk untuk seleksi hari ini hanya berjumlah 205, karena ada beberapa yang gugur akibat nilainya tidak mencukupi standar,” katanya.
Lenny juga menambahkan bahwa sistem seleksi Paskibra dalam beberapa tahun terakhir telah menggunakan sistem online. Para peserta tidak hanya mendaftar, tetapi juga mengunggah berkas secara digital melalui akun masing-masing sebelum dilakukan verifikasi secara fisik saat seleksi berlangsung.
Tahapan seleksi selanjutnya meliputi tes kesehatan, parade, Peraturan Baris Berbaris (PBB), kesamaptaan, serta seleksi kepribadian melalui wawancara. Dari 205 peserta yang masih bertahan, nantinya akan disaring kembali hingga tersisa sekitar 84 peserta. “Dari jumlah itu, 80 orang akan ditetapkan sebagai Paskibra tingkat kabupaten, sementara empat orang lainnya dipersiapkan untuk mengikuti seleksi di tingkat provinsi,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....