MAN Fakfak Siapkan Enam Siswa Hadapi OMI Provinsi
- 14 Sep 2026 12:02 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Fakfak berhasil mengutus enam siswa-siswi terbaik untuk mewakili Kabupaten Fakfak dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Papua Barat tahun 2026 yang berlangsung di Manokwari.
Enam siswa tersebut merupakan peserta yang berhasil lolos pada seleksi OMI tingkat Kabupaten Fakfak. Mereka selanjutnya akan bersaing dengan siswa madrasah lainnya dari berbagai daerah di Papua Barat untuk meraih prestasi pada tingkat provinsi.
Guru Pembimbing OMI MAN Fakfak mata pelajaran Kimia Suparno mengatakan, salah satu siswa yang lolos adalah Kartika Felicia Samputri dari kelas 10F. Menurutnya, Felicia memiliki kemampuan akademik yang sangat baik meski masih tergolong baru mempelajari mata pelajaran Kimia.
“Ananda Kartika Felicia Samputri baru kelas 10, tetapi dia mempunyai kemampuan yang sangat gemilang. Waktu dijelaskan dia cepat mengerti dan menjadi mentor Kimia juga di dalam kelas,” katanya.
Ia menjelaskan, pada seleksi tingkat kabupaten terdapat tiga siswa yang mengikuti bidang Kimia, yakni Alvarisi dari kelas 10B, Wildan dari kelas 10A, dan Felicia Samputri dari kelas 10F. Felicia dinilai mampu mengerjakan soal dengan baik meskipun materi yang dikuasainya masih terbatas.
“Walaupun dia belum mendapat materi yang banyak, tetapi dia berusaha sendiri dengan mencari materi-materi yang ada di YouTube. Dia baru belajar Kimia sekitar bulan Juli, Agustus, dan September,” ujarnya. Ia menambahkan, Felicia hanya memiliki waktu sekitar satu setengah bulan untuk mempersiapkan diri sebelum perlombaan yang digelar pada September 2026.

Sementara itu, Guru Pembimbing OMI mata pelajaran Biologi, Abdul Rahim Kasim, mengapresiasi keberhasilan Verina yang berhasil lolos ke tingkat provinsi. Menurutnya, pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan guru, sekolah, orang tua, dan lingkungan pertemanan siswa.
“Keberhasilan suatu lomba itu tidak mungkin cuma dari satu pihak. Intinya Ananda Verina sudah berusaha dengan baik, didukung oleh orang tua, sekolah, dan mungkin juga dari teman-temannya,” kata Abdul Rahim.
Abdul Rahim mengungkapkan, persiapan Verina menuju tingkat provinsi dilakukan secara intensif selama sekitar dua minggu. Waktu pembimbingan yang singkat membuat siswa dan guru harus memanfaatkan berbagai sumber, termasuk materi yang dicari secara mandiri melalui internet.
“Pelaksanaan OMI ini sebelumnya dadakan, jadi selain kita memberikan soal dan latihan, Alhamdulillah Ananda Verina juga berusaha mencari materi-materi di internet,” ujarnya. Ia berharap pembinaan lanjutan dapat dilakukan secara optimal sehingga Verina tidak hanya mampu bersaing di tingkat provinsi, tetapi juga dapat melaju ke tingkat nasional.

Hal senada disampaikan Guru Pembimbing OMI mata pelajaran Geografi, Johan Rahakbauw. Ia mengaku bangga dan bersyukur atas keberhasilan Karina Putri dan Evan yang berhasil lolos ke tingkat provinsi. Johan menyebut Karina sebelumnya sudah pernah mengikuti OMI sehingga memiliki pengalaman, sedangkan Evan baru pertama kali mengikuti ajang tersebut dan mendapat pembimbingan selama dua minggu.
“Untuk Ananda Karina dan Ananda Evan, Pak Guru berharap tidak serta-merta puas dengan tingkat provinsi saja, tetapi mereka harus berhasil sampai tingkat provinsi dan seterusnya dengan nasional,” kata Johan. Para guru pembimbing MAN Fakfak pun berharap keenam siswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengharumkan nama madrasah dan Kabupaten Fakfak di tingkat Provinsi Papua Barat hingga tingkat nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....