BLK Fakfak Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch IV

  • 26 Agt 2026 12:16 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Pelaksanaan Pelatihan Vokasi Nasional Batch IV Tahun 2026 yang diselenggarakan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Fakfak resmi dibuka, Rabu (26/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung BLK Kabupaten Fakfak tersebut dibuka langsung oleh Kepala BLK Kabupaten Fakfak, Muhammad Awaludin Nur.

Pelatihan tersebut merupakan hasil kerja sama antara BLK Kabupaten Fakfak dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sorong. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi serta keterampilan tenaga kerja lokal agar memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Kepala BLK Kabupaten Fakfak Muhammad Awaludin Nur mengatakan, pada Batch IV tahun ini terdapat enam kejuruan yang dibuka dengan total delapan kelas. Seluruh program pelatihan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui BPVP Sorong.

“Hari ini Rabu tanggal 26 Agustus 2026, kami melaksanakan pembukaan pelatihan dari enam kejuruan atau enam program pelatihan dan berjumlah delapan kelas. Semuanya bersumber dari APBN, dari BPVP Sorong yang dilaksanakan di BLK Fakfak,” kata Muhammad Awaludin Nur.

Ia menjelaskan, awalnya BLK Fakfak hanya mendapatkan alokasi tujuh kelas. Namun, tingginya antusiasme masyarakat untuk mengikuti pelatihan membuat pihaknya mengusulkan penambahan satu kelas kepada BPVP Sorong, yang kemudian disetujui untuk program Instalasi Listrik Bangunan Sederhana.

Enam kejuruan yang dibuka meliputi Praktikal Office sebanyak dua kelas, Instalasi Listrik Bangunan Sederhana dua kelas, Teknisi AC Residensial satu kelas, Fillet Welder SMAW 3F satu kelas, Menjahit Pakaian dengan Mesin satu kelas, serta Barista atau Peracikan Kopi satu kelas. Total peserta yang mengikuti seluruh program mencapai 128 orang.

“Jumlah peserta semua 128 orang. Untuk durasi pelatihan berbeda-beda, Praktikal Office 24 hari atau 240 JP. Kemudian Teknisi AC, Instalasi Listrik dan Menjahit 26 hari atau 260 JP, sedangkan kelas Fillet Welder dan Barista 18 hari atau 180 JP,” jelasnya.

Menurut Awaludin, proses pelatihan akan mencakup teori dan praktik yang nantinya diakhiri dengan ujian sertifikasi kompetensi. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan secara serius hingga selesai sehingga keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri.

“Kami berharap peserta yang sudah ditetapkan bisa mengikuti pelatihan sampai selesai. Ke depan, kami juga berharap mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah karena BLK Fakfak belum memiliki tenaga fungsional instruktur. Untuk sementara, kami menggunakan instruktur lokal yang rata-rata merupakan praktisi di bidangnya masing-masing,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....