BPBD Fakfak Imbau Warga Gunakan Masker Hadapi Asap Karhutla

  • 22 Agt 2026 06:32 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Fakfak mengimbau masyarakat, khususnya di Distrik Bomberay dan Distrik Tomage, untuk menggunakan masker sebagai langkah perlindungan kesehatan di tengah kondisi asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Imbauan tersebut disampaikan Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Fakfak, Kery Widyastuti Nafisah, melalui kampanye penggunaan masker untuk mengantisipasi dampak asap terhadap kesehatan pernapasan masyarakat. Kondisi karhutla di Bomberay dan Tomage masih menjadi perhatian BPBD.

BPBD mengingatkan asap akibat kebakaran hutan dan lahan dapat mengganggu kesehatan, terutama sistem pernapasan. Masyarakat yang terpapar asap berpotensi mengalami sejumlah keluhan seperti batuk, pilek, iritasi tenggorokan, gangguan pernapasan, iritasi mata hingga sakit kepala.

Karena itu, masyarakat diminta menggunakan masker, terutama ketika harus beraktivitas di luar rumah. BPBD menyarankan penggunaan masker khusus, seperti masker medis atau masker N95, untuk membantu mengurangi paparan asap.

Selain menggunakan masker, warga juga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi asap semakin pekat. Masyarakat diimbau menjaga kebersihan diri dan lingkungan dengan air bersih serta memastikan sirkulasi udara di dalam rumah tetap baik.

BPBD juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi karhutla dan segera meningkatkan kewaspadaan apabila menemukan titik api. Sebelumnya, BPBD menyebut luas lahan yang terbakar di wilayah Bomberay dan Tomage telah mencapai sekitar 78 hektare, meski titik kebakaran dilaporkan masih berada cukup jauh dari permukiman.

“Jaga diri, jaga keluarga,” menjadi pesan utama BPBD Fakfak kepada masyarakat. BPBD berharap warga di Distrik Bomberay dan Distrik Tomage bersama-sama menjaga kesehatan dan keselamatan di tengah kondisi asap serta turut mencegah munculnya kebakaran hutan dan lahan baru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....