Antusias Warga Ikuti Pelatihan BLK Fakfak Semakin Meningkat
- 03 Agt 2026 13:24 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Fakfak, Muhammad Awaludin Nur, menyampaikan bahwa antusias masyarakat untuk mengikuti program pelatihan kerja cukup tinggi. Hal itu terlihat dari banyaknya masyarakat yang mendaftar pada program pelatihan yang dibuka oleh BLK Fakfak.
Menurut Muhammad Awaludin, tingginya minat peserta membuat proses seleksi menjadi cukup ketat. Bahkan, sejumlah peserta harus masuk dalam daftar cadangan karena keterbatasan kuota pelatihan yang tersedia.
“Kalau yang batch kemarin memang cukup padat yang mau mengikuti pelatihan, terutama karena ada pembatasan terkait pendidikan terakhir, yaitu minimal SMA,” ujar Muhammad Awaludin.
Ia menjelaskan, salah satu kendala yang ditemui dalam proses pendaftaran adalah persyaratan pendidikan terakhir peserta. Banyak masyarakat yang memiliki keinginan mengikuti pelatihan, namun terkendala karena latar belakang pendidikan yang belum memenuhi ketentuan.
“Banyak sebenarnya dari mereka yang sarjana maupun pendidikan SMP dan SD yang mau mendaftar, namun terkendala pendidikan terakhir. Kalau yang sarjana tidak ada masalah, tetapi yang SMP dan SD tidak bisa kalau belum memiliki pendidikan SMA,” jelasnya.
Muhammad Awaludin menambahkan, peserta dengan latar belakang pendidikan sarjana tetap dapat mengikuti proses pendaftaran, namun dalam sistem aplikasi harus menyesuaikan data pendidikan yang dipersyaratkan agar dapat diproses.
Ia juga berharap peserta yang belum berhasil lolos pada tahap sebelumnya, khususnya yang masuk daftar cadangan, dapat kembali mencoba pada kesempatan berikutnya. Menurutnya, peluang masih terbuka dengan mengikuti proses pendaftaran ulang dan memperbaiki hasil evaluasi berdasarkan penilaian dalam aplikasi Siap Kerja.
“Kami berharap yang kemarin belum lolos bisa mengulang untuk ikut pendaftaran lagi, karena hasil evaluasi akan berdasarkan nilai yang mereka isi dalam aplikasi Siap Kerja,” tutup Muhammad Awaludin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....