Bapenda Fakfak percepat transformasi digital melalui inovasi Portal E-PALA

  • 03 Jul 2026 10:20 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Fakfak terus mendorong transformasi digital melalui inovasi Portal E-PALA sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan perpajakan kepada masyarakat. Inovasi tersebut dikembangkan untuk memperkuat akuntabilitas, meningkatkan kinerja organisasi, sekaligus meminimalkan kesalahan dalam pengelolaan data wajib pajak.

Sekretaris Bapenda Kabupaten Fakfak, Lukito Saksomojati, mengatakan pengembangan Portal E-PALA dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memperbaiki sistem pelayanan yang selama ini masih dilakukan secara manual. Menurutnya, sistem manual berdampak terhadap penilaian kinerja instansi serta validitas data perpajakan.

"Hal ini terkait juga dengan akuntabilitas, kinerja, serta validasi data. Karena kita tahu SAKIP dan LAKIP kami belum sesuai target. Nilai SAKIP kami kemarin kurang lebih 72 persen, sedangkan targetnya 95 persen. Hal tersebut berdampak pada penilaian kinerja kami," ujar Lukito.

Ia menjelaskan, penggunaan sistem manual masih berpotensi menimbulkan kesalahan input data, terutama pada data wajib pajak. Selain itu, sistem tersebut dinilai kurang mendukung transparansi pelayanan sehingga perlu dilakukan perubahan menuju sistem berbasis digital.

"Dengan sistem manual masih banyak terjadi kesalahan input data, terutama data wajib pajak, dan juga rentan terhadap transparansi. Karena itu kami ingin mewujudkan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik, produktif, efisien, dan akuntabel," katanya.

Melalui Portal E-PALA, Bapenda mengintegrasikan sedikitnya enam aplikasi layanan perpajakan. Salah satunya adalah layanan SPTPD untuk pajak hotel, restoran atau makan minum, dan hiburan. Selain itu, tersedia layanan SPPT yang memudahkan masyarakat mengecek tagihan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tanpa harus datang langsung ke kantor Bapenda.

"Masyarakat tidak perlu lagi ke kantor Bapenda untuk mengecek pajak PBB-P2. Mereka cukup ke kantor distrik setempat, kemudian mengecek besaran tagihan dan selanjutnya melakukan pembayaran melalui bank terdekat. Itu yang kami harapkan ke depan," jelasnya.

Saat ini, Bapenda masih berfokus pada penyelesaian tahapan jangka pendek, mulai dari pembangunan portal, penyempurnaan aplikasi, hingga pelaksanaan sosialisasi kepada masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting mengingat proses perubahan dari sistem manual menuju digital memerlukan adaptasi dari seluruh pihak.

"Perubahan ke digital memang memiliki banyak tantangan. Karena itu kami fokus membangun portal, menyiapkan aplikasi, sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Tujuannya agar Portal E-PALA benar-benar bermanfaat bagi wajib pajak dan mendukung Electronic Transaction Pemerintah (ETPD), sehingga pelayanan semakin dekat dengan masyarakat sekaligus lebih efisien, terutama untuk menjangkau 17 distrik di Kabupaten Fakfak," tutup Lukito.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....