Disnaker Fakfak Fokus Tingkatkan Kompetensi Pencari Kerja Lokal
- 08 Jun 2026 13:48 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Fakfak, Izak Samuel Patipi, mengatakan kebutuhan tenaga kerja di sektor LNG terus meningkat seiring dengan berbagai persiapan infrastruktur yang sedang berlangsung. Kebutuhan tersebut terutama untuk operator alat berat, sopir, dan tenaga keamanan yang dibutuhkan dalam mendukung aktivitas proyek.
Menurut Izak, saat ini posisi yang paling banyak direkrut oleh perusahaan LNG adalah operator alat berat, termasuk pengoperasian ekskavator dan peralatan konstruksi lainnya. Selain itu, kebutuhan tenaga sopir dan satpam juga terbilang tinggi dalam beberapa waktu terakhir.
“Kebutuhan tenaga kerja di LNG saat ini cukup tinggi, terutama untuk alat berat. Selain itu sopir dan satpam juga masih banyak dibutuhkan untuk mendukung kegiatan operasional di sana,” ujar Izak.
Ia menjelaskan, tingginya kebutuhan tenaga kerja tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah. Karena itu, Disnakertrans Fakfak tengah menyiapkan program pelatihan bagi para pencari kerja agar mampu memenuhi persyaratan yang dibutuhkan perusahaan.
Menurutnya, banyak pencari kerja asli Fakfak yang sebenarnya memiliki kemampuan dan pengalaman mengoperasikan alat berat seperti ekskavator, grader, maupun dozer. Namun, mereka sering kali terkendala karena tidak memiliki sertifikat kompetensi yang menjadi syarat utama dalam proses rekrutmen.
“Banyak anak-anak negeri ini, khususnya Orang Asli Papua, yang punya kemampuan mengoperasikan alat berat. Mereka bisa bekerja, tetapi tidak memiliki sertifikasi sehingga sering tidak lolos dalam proses seleksi,” katanya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Disnakertrans Fakfak berencana memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada para pencari kerja yang telah memiliki keterampilan. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan peluang mereka untuk diterima bekerja pada proyek-proyek strategis yang sedang berkembang di wilayah tersebut.
“Kami akan memberikan pelatihan kepada mereka yang sudah punya skill tetapi belum memiliki sertifikasi. Setelah mengikuti pelatihan, mereka akan mendapatkan sertifikat yang menjadi persyaratan utama dalam rekrutmen tenaga kerja,” ungkap Izak.
Ia menambahkan, setiap kali perusahaan LNG membuka lowongan pekerjaan, jumlah pelamar selalu jauh lebih banyak dibandingkan kuota yang tersedia. Dalam beberapa kesempatan, satu jenis pekerjaan dapat menarik hingga 200 sampai 400 pencari kerja, sementara jumlah kebutuhan tenaga kerja yang tersedia sangat terbatas.
Karena itu, Disnakertrans Fakfak juga melakukan pengaturan dan seleksi secara teknis dengan memperhatikan masa kontrak kerja yang diberikan oleh para kontraktor. Tenaga kerja yang telah menyelesaikan kontrak jangka pendek, seperti tiga atau enam bulan, akan digantikan oleh pencari kerja lainnya agar kesempatan kerja dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat Fakfak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....