Dinas Perkebunan Ajak Warga Manfaatkan Lahan Kosong Produktif
- 05 Mei 2026 13:10 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmorojati, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong melalui Gerakan Tanam Kebun Fakfak atau Gertak. Program ini dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat berbasis sektor pertanian dan perkebunan.
Menurut Widhi, optimalisasi lahan dapat dilakukan dengan pola tumpang sari antara tanaman pertanian dan perkebunan. Cara ini memungkinkan petani tetap mendapatkan hasil dalam jangka pendek, sembari menunggu tanaman jangka panjang tumbuh dan berbuah.
Ia menekankan pentingnya pemanfaatan lahan secara maksimal agar tidak terbengkalai. “Kita berharap bahwa mari kita isi lahan kita yang kosong, kita lakukan semacam tumpang sari optimalisasi lahan dengan lahan pertanian, lahan perkebunan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Widhi menjelaskan bahwa pengaturan jarak tanam menjadi faktor penting dalam sistem tumpang sari. Dengan pengelolaan yang baik, masyarakat dapat menanam tanaman jangka pendek di sela-sela tanaman utama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Dengan jarak tanam tadi, kita bisa lakukan tanaman jangka pendek yang bisa menjadi kehidupan, kebutuhan hidup kita sehari-hari,” tambahnya.
Program Gertak juga diarahkan untuk menjaga keberlanjutan komoditas unggulan daerah, seperti pala dan tanaman endemik lainnya. Tanaman-tanaman tersebut dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi dan berpotensi menjadi investasi masa depan bagi masyarakat Fakfak.
Widhi menegaskan bahwa melalui gerakan ini, masyarakat tidak hanya fokus pada hasil jangka panjang, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan harian. “Intinya bahwa gertak ini untuk kepentingan bagaimana kita menjaga pala sebagai tanaman investasi masa depan, sambil berkebun juga menanam tanaman lain untuk kebutuhan hidup sehari-hari,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....