Disnaker Fakfak Buka Pelatihan Vokasi Nasional 2026
- 05 Mar 2026 11:53 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Pemerintah melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Fakfak resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran Pelatihan Berbasis Kompetensi Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 Tahun 2026 yang akan dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Fakfak. Program ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah, khususnya dalam bidang keterampilan komputer.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Fakfak, Izak Samuel Patipi, mengatakan saat ini pihaknya tengah melaksanakan perencanaan kegiatan pelatihan vokasi nasional yang bersumber dari pemerintah pusat. Untuk tahap awal tahun 2026, Kabupaten Fakfak mendapat satu paket program pelatihan komputer.
“Kami dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Fakfak sedang melaksanakan rencana kegiatan pelatihan vokasi nasional. Tahun ini kami mendapat satu program pelatihan komputer dari pemerintah pusat melalui unit di Sorong, dan ini baru kita laksanakan di BLK Kabupaten Fakfak,” ujar Izak.
Ia menjelaskan, kuota peserta pelatihan komputer tersebut terbatas hanya untuk 16 orang. Jumlah tersebut telah ditentukan langsung oleh kementerian, sehingga pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk menambah kuota peserta di luar ketentuan yang ada.
“Banyak masyarakat yang bertanya kenapa hanya 16 orang. Kami hanya bisa memberikan keterangan bahwa ini program dari pusat yang sudah menentukan jumlah kapasitas orang yang akan dilatih,” jelasnya.
Izak menambahkan, meskipun kuota terbatas, masyarakat tidak perlu berkecil hati. Pasalnya, pelatihan berbasis kompetensi seperti ini hampir setiap tahun dilaksanakan dan akan terus diinformasikan kepada masyarakat apabila ada program lanjutan.
“Kami berharap masyarakat tetap berjiwa besar. Nanti kalau ada pelatihan lagi pasti kita informasikan. Kami juga sangat membutuhkan tenaga-tenaga andal di bidang komputer untuk mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki skill,” katanya.
Menurutnya, peningkatan kompetensi sangat penting karena dalam berbagai proses rekrutmen tenaga kerja, masih ditemukan kendala terkait sertifikasi. Ia mencontohkan pengalaman rekrutmen di sejumlah perusahaan besar seperti BP Tangguh LNG yang kerap mensyaratkan sertifikasi keahlian tertentu.
“Sering kali kendala kita ada pada sertifikasi. Karena itu dengan adanya pelatihan ini kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah pusat melalui program pelatihan vokasi dan produktivitas nasional,” ungkapnya.
Terkait persyaratan, Izak menjelaskan bahwa seleksi dilakukan berdasarkan ketentuan dari kementerian melalui Provinsi Papua Barat Daya di Sorong. Salah satu syarat utama adalah peserta merupakan lulusan SMA dua tahun terakhir, yakni tahun 2024 dan 2025.
“Seleksinya melalui pemberkasan sesuai persyaratan dari kementerian. Yang bisa mendaftar adalah lulusan SMA dua tahun terakhir. Kalau sebelumnya tidak bisa kita rekrut karena kuotanya terbatas,” tegasnya.
Ia menambahkan, proses rekrutmen masih berlangsung dan direncanakan berakhir setelah tanggal 20 bulan berjalan. Pelatihan akan berlangsung selama kurang lebih satu bulan, menyesuaikan dengan jadwal dari pemerintah pusat.
“Pelatihannya sekitar satu bulan karena kita menyesuaikan dengan jadwal pusat. Kegiatan efektif dari Senin sampai Kamis, karena di pusat ada hari libur tertentu. Materi akan dipandu langsung dari pusat secara daring dan dikawal oleh BLK di sini,” pungkas Izak.