Kepiting Kokas Segar Ramaikan Pasar Rakyat Thumburuni Fakfak
- 23 Apr 2026 12:10 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Kepiting asal Distrik Kokas kini menjadi salah satu komoditas unggulan yang meramaikan aktivitas jual beli di Pasar Rakyat Thumburuni, Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Komoditas laut ini menarik perhatian pembeli karena dijual dalam kondisi hidup, menandakan kesegarannya yang baru saja ditangkap dari perairan Kampung Patimburak.
Kedatangan kepiting-kepiting tersebut terlihat saat diturunkan langsung dari kendaraan pengangkut dan segera dijajakan oleh para pedagang di area pasar. Kondisi kepiting yang masih aktif bergerak menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang mengutamakan kualitas bahan pangan segar.
Salah satu pedagang, Sara, mengaku bersyukur dapat memasarkan hasil tangkapan dari kampungnya di pusat perekonomian masyarakat tersebut. “Kitong sangat bersyukur karena bisa menjual kepiting dari Kokas di sini, Pasar Rakyat Thumburuni,” ujarnya.
Meski harus menempuh perjalanan cukup jauh dari Distrik Kokas ke pusat kota Fakfak, Sara menyebut hal itu bukan menjadi hambatan berarti. Ia dan pedagang lainnya telah terbiasa membawa hasil laut ke pasar demi mendapatkan penghasilan tambahan bagi keluarga.
“Kalau jarak memang jauh, tapi kami sudah terbiasa turun ke kota. Ini juga menandakan kami hadir sebagai pelaku ekonomi masyarakat kecil di Pasar Thumburuni,” jelasnya.
Menurut Sara, keberadaan Pasar Rakyat Thumburuni tidak hanya sebagai bangunan Proyek Strategis Nasional (PSN), tetapi juga menjadi pusat perputaran ekonomi rakyat. Para pedagang dari berbagai kampung dapat bertemu, berinteraksi, dan menjual hasil bumi maupun hasil laut mereka secara langsung kepada masyarakat.
Ia menambahkan, satu ikat Kepiting Kokas yang terdiri dari beberapa ekor dijual dengan harga Rp100.000. Ke depan, para pedagang berencana rutin memasok kepiting dari Kampung Patimburak, karena hasil tangkapan tersebut dinilai mampu membantu meningkatkan perekonomian keluarga nelayan di kampung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....