Aktivitas Perdagangan Ruko Kelapa 1 Makin Ramai
- 02 Mar 2026 11:49 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Pusat perbelanjaan Ruko Kelapa 1 di Jalan Dr Salasa Namudat, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, mulai menunjukkan geliat aktivitas perdagangan dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah ruko yang sebelumnya kosong kini telah ditempati pedagang pakaian, kebutuhan sehari-hari, hingga perlengkapan anak, sehingga menghadirkan warna baru bagi aktivitas ekonomi di pusat kota.
Pantauan pada Senin, 2 Maret 2026, warga tampak silih berganti mendatangi lokasi tersebut untuk berbelanja maupun sekadar melihat-lihat barang. Kehadiran pedagang baru menjadi daya tarik tersendiri, terutama karena variasi produk yang ditawarkan dinilai cukup lengkap dan mengikuti kebutuhan masyarakat perkotaan.
“Alhamdulillah, pakaian yang kami jual cukup ramai pembeli,” ujar Sintia, salah satu pedagang. Ia mengaku sejak mulai berjualan, respons masyarakat cukup positif, terutama pada jam-jam sore hingga malam hari ketika aktivitas warga meningkat.
Menurut Sintia, lokasi Ruko Kelapa 1 sangat strategis karena berada di pusat kota dan berdekatan dengan Taman Satu Tungku Tiga Batu, salah satu fasilitas publik yang kerap dikunjungi warga. “Semoga warga menjadikan Ruko Kelapa 1 sebagai pilihan belanja, sehingga usaha kami semakin berkembang,” harapnya.
Barang dagangan yang tersedia di ruko tersebut cukup beragam, mulai dari pakaian, celana, tas sekolah, perlengkapan anak, hingga makanan dan minuman. Konsep penataan barang yang rapi serta kebersihan area ruko menjadi nilai tambah yang membuat pengunjung merasa nyaman saat berbelanja.
Hal senada disampaikan seorang pedagang handphone yang enggan disebutkan namanya. Ia bersyukur bisa berjualan di lokasi tersebut karena posisinya tepat di depan jalan utama. “Karena posisi ruko di depan jalan utama, banyak orang yang mampir. Alhamdulillah, ada saja rezekinya,” ucapnya.
Dengan meningkatnya jumlah pedagang dan tingginya animo masyarakat, Ruko Kelapa 1 diproyeksikan berkembang menjadi pusat perbelanjaan alternatif di Fakfak. Kehadirannya bahkan dinilai berpotensi menyaingi Pasar Thumburuni sebagai salah satu pusat transaksi ekonomi, sekaligus memperkuat pertumbuhan sektor perdagangan lokal di daerah tersebut.