Samaun Dahlan: Pemangkasan TKD Tak Ganggu Program Prioritas

  • 20 Okt 2025 16:31 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Pemerintah Kabupaten Fakfak menyiapkan langkah-langkah antisipatif menghadapi potensi penurunan dana transfer pusat pada tahun anggaran 2026. Bupati Fakfak Samaun Dahlan menegaskan, efisiensi, percepatan realisasi program, dan penataan ulang prioritas anggaran menjadi fokus utama agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal di tengah keterbatasan fiskal.

Berdasarkan proyeksi Kementerian Keuangan, dana transfer nasional tahun depan diperkirakan mengalami penurunan hingga 30 persen. Kondisi ini akan berdampak langsung pada kemampuan fiskal daerah, termasuk dalam pembiayaan gaji ASN, tunjangan tambahan penghasilan, serta kewajiban terhadap tenaga P3K. Bupati menyebutkan, penurunan tersebut harus direspons cepat dengan kebijakan yang realistis dan terukur.

“Bukan berarti kegiatan pembangunan berhenti, tetapi kita perlu menyusun strategi agar belanja daerah tetap efektif dan tidak boros,” ujar Bupati Samaun Dahlan.

Ia menegaskan, setiap rupiah anggaran harus diarahkan pada kegiatan prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Bupati menekankan pentingnya disiplin anggaran dan peningkatan kinerja OPD. Ia meminta seluruh pimpinan OPD memastikan penyerapan anggaran berjalan maksimal hingga akhir tahun 2025, agar Fakfak tetap mendapat kepercayaan dari pemerintah pusat.

"Tingkat penyerapan yang baik, menjadi salah satu indikator utama penilaian kinerja fiskal daerah," ungkap Bupati.

Selain efisiensi, Bupati juga menginstruksikan agar proses penyusunan dan pembahasan APBD 2026 diselesaikan lebih awal. Ia menargetkan seluruh dokumen keuangan dapat rampung sebelum akhir tahun 2025, sehingga kegiatan pembangunan bisa dimulai sejak Januari 2026.

"Langkah ini diharapkan mendorong peningkatan daya serap anggaran pada triwulan pertama," ungkap Samaun.

Meski terjadi pemangkasan dana transfer pusat, Bupati Samaun Dahlan memastikan hal itu tidak akan mempengaruhi pelaksanaan dua program prioritas daerah, yakni pendidikan gratis dan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat Fakfak.

"Kedua sektor tersebut merupakan komitmen utama pemerintah daerah dalam menjamin kesejahteraan masyarakat," ucap Samaun Dahlan.

Bupati menekankan pentingnya loyalitas dan disiplin ASN dalam menjaga stabilitas keuangan daerah. ASN yang bekerja sungguh-sungguh dan menunjukkan kinerja baik akan tetap mendapat perhatian dalam kebijakan tunjangan daerah, sementara yang lalai akan dievaluasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....