Babinsa Karas Padamkan Kebakaran Lahan di Kampung Malakuli
- 25 Agt 2026 14:33 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Babinsa Koramil 1803-04/Karas, Serma Muksin Sabban, turun langsung melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kampung Malakuli, Distrik Karas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Senin 24 Agustus 2026. Tindakan tersebut dilakukan setelah mengetahui adanya titik api yang muncul di wilayah tersebut akibat kondisi cuaca yang panas dan kering.
Kondisi lahan yang kering membuat api mudah menyebar sehingga diperlukan penanganan cepat untuk mencegah kebakaran meluas. Serma Muksin Sabban segera menuju lokasi dan melakukan pemadaman guna mengantisipasi api mendekati lingkungan maupun permukiman masyarakat.
Dalam proses pemadaman, Babinsa menggunakan peralatan seadanya yang tersedia di lokasi. Dengan penuh kewaspadaan, ia memadamkan sejumlah titik api sekaligus melakukan pendinginan pada area yang telah terbakar untuk mencegah munculnya kembali kobaran api.
"Kami berupaya memadamkan titik-titik api agar kebakaran tidak semakin meluas dan tidak sampai mengancam lingkungan maupun permukiman masyarakat," ujar Serma Muksin Sabban.
Upaya pemadaman tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab Babinsa dalam membantu masyarakat di wilayah binaannya. Selain melakukan pemadaman, Babinsa juga terus memantau kondisi sekitar untuk memastikan tidak terdapat titik api baru yang dapat memicu kebakaran susulan.
Serma Muksin Sabban mengimbau masyarakat Kampung Malakuli untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, terutama ketika kondisi cuaca panas dan kering. "Saya mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran dan segera melaporkan apabila menemukan titik api di sekitar permukiman maupun lahan," tegasnya.
Dengan tindakan cepat yang dilakukan di lapangan, kebakaran di Kampung Malakuli diharapkan dapat segera dikendalikan dan tidak meluas ke wilayah lainnya. Kesadaran serta peran aktif masyarakat juga diperlukan untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang dapat mengancam lingkungan dan keselamatan warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....