BPBD Fakfak Perketat Pemantauan Karhutla di Bomberai dan Tomage
- 12 Agt 2026 14:23 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Fakfak, Papua Barat, memperketat pemantauan terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih terjadi di wilayah Distrik Bomberai dan Tomage.
Langkah tersebut dilakukan menyusul luas lahan yang terbakar hingga kini mencapai sekitar 78 hektare. Meski kebakaran masih berlangsung, lokasi titik api dilaporkan berada cukup jauh dari permukiman warga sehingga belum mengancam keselamatan masyarakat secara langsung.
Plt Kepala BPBD Fakfak, Kery W Nafisah, mengatakan tim bersama aparat keamanan masih melakukan pemantauan untuk memastikan perkembangan kebakaran dapat dikendalikan. “Sekitar 78 hektar lahan terbakar. Kondisi di Bomberai dan Tomage masih terjadi kebakaran, namun lokasinya agak jauh dari permukiman,” ujarnya saat dihubungi di Fakfak, Selasa, 11 Agustus 2026.
Menurut Kery, pemantauan akan terus dilakukan hingga 17 Agustus 2026. Monitoring ini penting dilakukan karena kondisi geografis Bomberai dan Tomage yang cukup jauh dari pusat Kabupaten Fakfak menyulitkan penanganan apabila terjadi kebakaran baru.
Selain faktor jarak, kedua distrik tersebut juga belum memiliki pos pemadam kebakaran. Karena itu, BPBD bersama aparat keamanan harus melakukan pemantauan secara rutin sebagai langkah antisipasi agar kebakaran tidak kembali meluas dan mendekati kawasan permukiman.
BPBD Fakfak juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam aktivitas yang berpotensi memicu munculnya titik api. Warga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah sembarangan, serta tidak membuang puntung rokok di kawasan yang mudah terbakar.
“Kami tetap mengimbau masyarakat menjaga diri dan lingkungan agar kebakaran tidak semakin meluas,” tegas Kery. BPBD berharap keterlibatan masyarakat dapat membantu mencegah munculnya titik api baru selama kondisi rawan kebakaran masih berlangsung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....