Dana Non Earmark Hambat Program Rumah Kampung

  • 14 Jan 2026 14:14 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak- Kepala Kampung Werpigan, Distrik Wartutin, Rusli Patiran, menyampaikan, program pembangunan rumah kancing tutup yang direncanakan kampung belum dapat terealisasi sepenuhnya. Dari target enam unit rumah, hingga saat ini hanya tiga unit yang dapat dikerjakan.

Hal tersebut disampaikan Rusli Patiran saat ditemui RRI pada Rabu, 14 Januari 2026, di Kampung Werpigan. Ia menjelaskan, keterbatasan realisasi pembangunan tersebut disebabkan oleh kendala pencairan dana kampung tahap kedua.

Menurutnya, dana kampung yang bersumber dari APBN khusus Non Earmark atau Dana Desa yang penggunaannya berada di luar ketentuan pusat tidak dapat dicairkan. Hal ini terjadi karena keterlambatan dalam merealisasikan dan mendorong administrasi ke dinas terkait, yakni Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK).

Akibat keterlambatan tersebut, sejumlah program kampung yang telah dirancang menggunakan dana Non Earmark tidak dapat dilaksanakan. Salah satu program yang terdampak langsung adalah pembangunan rumah kancing tutup bagi masyarakat Kampung Werpigan.

Rusli Patiran menegaskan, pihak kampung sebenarnya telah menyusun perencanaan kerja dengan matang. Namun, keterbatasan anggaran akibat dana yang tidak cair membuat pelaksanaan program harus disesuaikan dengan kondisi keuangan kampung.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan pemrograman kembali pembangunan rumah kancing tutup pada tahun 2026, Rusli Patiran menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian maupun petunjuk teknis lanjutan dari pihak terkait.

Ia berharap ke depan ada kejelasan kebijakan dan percepatan proses administrasi, sehingga program-program kampung yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dapat kembali dilaksanakan dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kampung Werpigan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....