Pasar Barter Jadi Fokus Festival Teluk Berau 2026

  • 19 Agt 2026 08:21 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Fakfak, Papua Barat, berencana kembali menggelar Festival Teluk Berau pada September 2026. Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Distrik Kokas, khususnya kawasan Teluk Berau, dengan mengangkat tradisi pasar barter sebagai warisan budaya masyarakat setempat.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Fakfak, Fredikus Warpopor, mengatakan Festival Teluk Berau merupakan upaya menghidupkan kembali kegiatan budaya yang sebelumnya pernah dilaksanakan di wilayah Kokas, namun sempat tidak berlanjut selama beberapa tahun.

Menurut Fredikus, pelaksanaan festival tahun ini akan berfokus pada tradisi pasar barter yang berlangsung di lokasi Pasar Bater di Kampung Mambunibuni. Tradisi tersebut dinilai memiliki nilai budaya penting karena menjadi ruang persaudaraan dan perjumpaan antara masyarakat yang tinggal di wilayah pegunungan maupun pesisir.

“Pasar barter ini merupakan warisan budaya, sekaligus ruang persaudaraan dan perjumpaan antara masyarakat, baik yang ada di gunung maupun di pantai, petani dan nelayan,” kata Fredikus.

Ia menjelaskan, praktik pasar barter selama ini dilakukan masyarakat setiap hari Sabtu. Melalui festival, tradisi tersebut akan dikemas dalam bentuk kegiatan budaya yang lebih terbuka sehingga masyarakat dari luar daerah dapat datang menyaksikan sekaligus mengenal tradisi yang masih dipertahankan tersebut.

Selain proses barter yang menjadi atraksi utama, festival juga akan diramaikan dengan berbagai pertunjukan budaya. Di antaranya penampilan tarian, seni tradisional, serta permainan tradisional masyarakat yang diharapkan dapat memperkuat daya tarik Festival Teluk Berau.

Fredikus menambahkan, Festival Teluk Berau tidak hanya melibatkan masyarakat Fakfak. Pihaknya juga akan mengundang keluarga dari kawasan Tarof dan Weryagat untuk mengikuti napak tilas perjalanan leluhur yang menggambarkan hubungan masyarakat pesisir dengan wilayah Fakfak sejak masa lalu.

“Dulu orang tua-tua kita yang ada di pantai sebelah datang membawa sagu tumang, kemudian datang ke wilayah Fakfak dan bertemu di pasar-pasar barter yang ada di sini. Itu yang akan kita hidupkan kembali melalui Festival Teluk Berau,” ujarnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....