Dewan Adat Mbaham Matta Tegaskan Makna Pasar Barter Mambunibuni
- 13 Sep 2026 09:11 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Festival Budaya Teluk Berau 2026 dengan tema “Qpeh Kogangandin” sukses digelar di Kampung Mambunibuni, Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Sabtu 12 september 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengenal kembali makna festival sekaligus menjaga keberadaan budaya lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
Ketua Dewan Adat Mbaham Matta, Apniel, dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama merayakan Festival Budaya Teluk Berau. Menurutnya, kebersamaan dalam perayaan tersebut penting agar masyarakat dapat memahami makna yang terkandung dalam pelaksanaan festival.
"Perayaan ini perlu kita rayakan bersama sehingga kita dapat mengenal makna dari Festival Teluk Berau," kata Apniel dalam sambutannya.
Apnial juga menyampaikan sejarah singkat Kampung Mambunibuni yang pada masa dahulu banyak ditumbuhi tanaman bambu. Kondisi tersebut membuat bambu menjadi salah satu bahan yang dimanfaatkan masyarakat, termasuk sebagai senjata yang digunakan pada masa terdahulu.
Menurut Apniel, keberadaan pasar barter di Kampung Mambunibuni juga memiliki alasan yang berkaitan dengan posisi kampung tersebut. Mambunibuni dinilai menjadi tempat pertemuan yang praktis antara kampung-kampung yang berada di wilayah pesisir pantai dengan kampung-kampung yang berada di kawasan pegunungan.
Ia menjelaskan, kondisi geografis tersebut membuat tradisi pertukaran hasil masyarakat memiliki nilai penting untuk terus diperkenalkan. Pasar barter menjadi salah satu bagian budaya yang dapat mempertemukan masyarakat pesisir dan pegunungan melalui pertukaran hasil laut maupun hasil kebun.
Apniel menilai pelaksanaan Festival Budaya Teluk Berau menjadi kesempatan untuk mengangkat kembali berbagai nilai budaya yang dimiliki masyarakat. Selain menjadi ruang perayaan bersama, kegiatan tersebut juga dapat memperkenalkan sejarah dan tradisi lokal kepada generasi muda.
Melalui Festival Budaya Teluk Berau 2026, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga warisan budaya daerah. Keberadaan pasar barter di Kampung Mambunibuni juga diharapkan tetap dipertahankan sebagai bagian dari identitas budaya dan sejarah interaksi masyarakat pesisir dengan masyarakat pegunungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....