Futsal Bupati Cup 2026 Jadi Ajang Pencarian Talenta Futsal Fakfak

  • 03 Okt 2026 13:34 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Turnamen Futsal Bupati Cup 2026 Kabupaten Fakfak tidak hanya menjadi ajang kompetisi antartim, tetapi juga diarahkan menjadi wadah pencarian pemain berbakat yang berpotensi memperkuat tim futsal Kabupaten Fakfak.

Ketua Panitia Futsal Bupati Cup 2026, Siti Hajar Uswanas, mengatakan panitia akan melakukan pemantauan terhadap kemampuan pemain selama pertandingan berlangsung.

Hal tersebut disampaikan Siti Hajar saat pelaksanaan technical meeting Futsal Bupati Cup 2026 di GOR Krapangit Gewab Fakfak, Sabtu 3 Oktober 2026.

Turnamen tersebut akan resmi kick off pada 5 Oktober 2026 dan diikuti 84 tim, yang terdiri atas 73 tim putra dan 11 tim putri.

Siti Hajar mengatakan pemain yang dinilai memiliki kemampuan dan potensi akan dipertimbangkan untuk masuk dalam pembentukan tim futsal Kabupaten Fakfak.

“Kita berharap bahwa dari setiap tim harus ada satu atau dua pemain yang bisa direkrut untuk menjadi tim futsal Fakfak,” ujar Siti Hajar.

Ia meminta seluruh pemain memanfaatkan turnamen tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik, karena setiap pertandingan menjadi kesempatan untuk memperlihatkan kualitas dan potensi masing-masing pemain.

Menurutnya, pembentukan tim futsal Fakfak diharapkan dapat membuka peluang bagi pemain-pemain lokal untuk tampil pada kompetisi yang lebih tinggi, termasuk event tingkat nasional.

Siti Hajar juga menyoroti pentingnya dukungan fasilitas olahraga dalam pengembangan futsal di Fakfak. Menurutnya, potensi pemain muda harus dibarengi dengan sarana latihan dan pertandingan yang memadai.

“Kita butuh tempat yang layak untuk futsal sehingga lahir anak-anak Fakfak dengan mereka punya talenta futsal,” katanya.

Karena itu, ia berharap pelaksanaan Futsal Bupati Cup di GOR Krapgit Gewab dapat menjadi momentum untuk melihat kebutuhan pembenahan fasilitas olahraga sekaligus membangun perhatian bersama terhadap pengembangan futsal daerah.

Selain mengejar prestasi, Siti Hajar meminta seluruh peserta tetap menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga hubungan persaudaraan. Ia menegaskan bahwa persaingan dalam pertandingan tidak boleh menghilangkan silaturahmi antarpemain dan antartim.

“Kita boleh bersinggungan dalam lapangan, tapi selesai kita adalah keluarga, kita adalah saudara. Bekerja bersama, berubah bersama, untuk Fakfak yang lebih baik ke depan,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....