Futsal Bupati Cup 2026 Hadirkan Konsep “More Then A Game”

  • 03 Okt 2026 13:36 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Turnamen Futsal Bupati Cup 2026 Kabupaten Fakfak tahun ini hadir dengan konsep berbeda. Selain pertandingan olahraga, panitia menyiapkan sejumlah kegiatan pendukung dengan mengusung tema “More Than Game”.

Ketua Panitia Futsal Bupati Cup 2026, Siti Hajar Uswanas, mengatakan konsep tersebut dirancang agar turnamen tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga menjadi tempat berkumpulnya masyarakat, komunitas dan pelaku UMKM.

Ketua Panitia Futsal Bupati Cup 2026, Siti Hajar Uswanas.

Hal tersebut disampaikan Siti Hajar saat pelaksanaan technical meeting bersama para peserta Futsal Bupati Cup 2026 di GOR Krapangit Gewab Fakfak, Sabtu 3 Oktober 2026.

Futsal Bupati Cup 2026 dijadwalkan resmi kick off pada 5 Oktober 2026 dan diikuti sebanyak 84 tim, terdiri dari 73 tim putra dan 11 tim putri.

Siti Hajar menjelaskan, panitia menyiapkan sejumlah kegiatan di luar arena pertandingan untuk memberikan suasana berbeda selama turnamen berlangsung.

“Kali ini kita punya konsep agak berbeda. Selain main futsal di dalam gedung, di luar ada UMKM, kemudian ada back tail rap untuk komunitas anak-anak muda, ada hip-hop, festival kopi, bahkan ada lomba foto dan video pendek,” ujar Siti Hajar.

Menurutnya, kegiatan pendukung tersebut diharapkan dapat membuka ruang bagi pelaku UMKM dan komunitas anak muda untuk berpartisipasi sekaligus meramaikan pelaksanaan turnamen.

Ia mengatakan, konsep More Than Game juga menjadi upaya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, terlebih pelaksanaan turnamen bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT Kota Fakfak ke-126 tahun 2026.

“Kalau cuma orang datang nonton futsal di lapangan, habis pulang, tidak ada keramaian. Jadi kali ini di halaman parkir ada beberapa kegiatan yang nanti akan ditampilkan teman-teman panitia,” katanya.

Siti Hajar juga menyampaikan Futsal Bupati Cup tahun ini memiliki warna berbeda dari sisi kepanitiaan karena dipercayakan kepada perempuan. Ia menyebut hal tersebut sebagai bagian dari perubahan dan semangat emansipasi serta kesetaraan gender.

“Perubahan pertama itu futsal kali ini dipimpin oleh seorang perempuan. Mudah-mudahan ke depan ada perempuan-perempuan lain lagi yang bisa memimpin panitia futsal di Kabupaten Fakfak,” ujarnya.

Ia meminta seluruh peserta menjunjung sportivitas, profesionalisme dan menjaga silaturahmi selama turnamen. Menurutnya, persaingan hanya berlangsung di lapangan, sementara setelah pertandingan seluruh peserta tetap merupakan bagian dari keluarga besar Fakfak.

“Kita boleh bersinggungan di lapangan, tapi selesai kita adalah keluarga, kita adalah saudara. Bekerja bersama, berubah bersama, untuk Fakfak yang lebih baik ke depan,” pungkas Siti Hajar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....