Kuning Telur bagi Penderita Kolesterol Perlukah Dihindari
- 30 Sep 2026 08:24 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID,Fakfak - Kuning telur sering dianggap sebagai makanan yang harus dihindari oleh orang dengan kolesterol tinggi. Alasannya, kuning telur memang mengandung kolesterol makanan. Namun, hubungan antara konsumsi telur dan kadar kolesterol darah ternyata tidak sesederhana itu.
American Heart Association menjelaskan bahwa kolesterol yang berasal dari makanan berbeda dengan kolesterol yang terdapat di dalam darah. Kadar LDL atau kolesterol “jahat” dalam darah juga dipengaruhi oleh pola makan secara keseluruhan, terutama konsumsi lemak jenuh.
Apakah kuning telur boleh dikonsumsi?
Bagi orang sehat, American Heart Association menyebut konsumsi hingga satu butir telur utuh per hari dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Namun, untuk orang yang mengalami dislipidemia atau kadar kolesterol darah yang tidak sehat, konsumsi telur perlu lebih diperhatikan dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
Jadi, bukan berarti seseorang dengan kolesterol tinggi harus langsung menghilangkan kuning telur dari menu sehari-hari. Yang lebih penting adalah melihat pola makan secara keseluruhan dan kadar kolesterol masing-masing orang.
Yang perlu diperhatikan bukan hanya telurnya
Sering kali telur dikonsumsi bersama makanan lain yang tinggi lemak jenuh, misalnya daging olahan, sosis, daging berlemak, mentega, atau makanan yang digoreng.
Padahal, terlalu banyak lemak jenuh dapat meningkatkan kadar LDL dalam darah. Karena itu, pola makan yang lebih banyak mengandung sayuran, buah, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, ikan, serta sumber protein rendah lemak lebih dianjurkan untuk membantu menjaga kesehatan jantung.
Bagaimana cara mengonsumsi telur?
| Baca juga: Lima Manfaat Pare Rebus Untuk Kesehatan |
Cara mengolah telur juga penting. Telur rebus atau telur yang dimasak dengan sedikit tambahan lemak dapat menjadi pilihan dibandingkan telur yang dimasak dengan banyak mentega atau minyak.
Telur juga dapat dipadukan dengan sayuran, seperti bayam, tomat, atau sayuran lainnya, sehingga pola makan menjadi lebih beragam dan kaya nutrisi.
Untuk seseorang yang sudah memiliki kadar LDL tinggi, diabetes, penyakit jantung, atau kondisi kesehatan tertentu, jumlah telur yang sesuai dapat berbeda. Karena itu, sebaiknya konsultasikan pola makan dengan dokter atau ahli gizi, terutama jika kadar kolesterol sedang tinggi atau sedang menjalani pengobatan.
Kuning telur memang mengandung kolesterol makanan, tetapi tidak tepat jika langsung menyimpulkan bahwa semua penderita kolesterol harus menghindari kuning telur sepenuhnya.
Yang lebih penting adalah memperhatikan pola makan secara keseluruhan, terutama membatasi makanan tinggi lemak jenuh dan memperbanyak makanan yang mendukung kesehatan jantung.
Jadi, sebelum menghapus telur dari menu, kenali dulu kondisi kolesterol dan pola makan secara keseluruhan. Untuk kebutuhan yang lebih spesifik, konsultasi dengan tenaga kesehatan tetap menjadi pilihan yang paling tepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....