Bolehkah Telur Angsa Dikonsumsi ini Penjelasannya
- 30 Sep 2026 10:30 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Boleh. Telur angsa pada dasarnya dapat dikonsumsi, dan dapat diolah menjadi berbagai makanan seperti telur rebus, telur goreng, omelet, orak-arik, maupun bahan kue. Literatur dari ScienceDirect juga mencatat bahwa telur angsa dapat direbus dan digoreng serta digunakan dalam produk bakery.
Namun, ada satu hal penting yang perlu diperhatikan: telur angsa sebaiknya dimasak sampai matang sempurna. Badan keamanan pangan Inggris (Food Standards Agency) secara khusus menyebut telur angsa, bersama telur bebek dan puyuh, memiliki risiko Salmonella yang lebih tinggi dibandingkan telur ayam sehingga tidak dianjurkan untuk hidangan mentah atau setengah matang.
Mengapa harus dimasak sampai matang?
Telur mentah dapat mengandung bakteri seperti Salmonella. Bakteri tersebut dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan. Karena itu, telur sebaiknya dimasak hingga bagian putih dan kuning telurnya benar-benar matang dan tidak cair. Panduan FDA juga merekomendasikan telur dimasak hingga putih dan kuningnya firm/padat.
Jadi, untuk telur angsa sebaiknya hindari mengonsumsinya dalam bentuk:
telur mentah;
telur setengah matang dengan kuning masih cair;
adonan makanan yang masih mentah dan mengandung telur;
makanan yang menggunakan telur mentah tanpa proses pasteurisasi.
Cara aman mengolah telur angsa
Telur angsa dapat dimasak dengan beberapa cara, misalnya:
Direbus
Masak sampai putih dan kuning telur benar-benar matang.
Digoreng
Pastikan bagian putih dan kuningnya matang, bukan hanya bagian putihnya.
Dibuat omelet atau telur orak-arik
Masak sampai seluruh bagian telur tidak lagi cair.
Digunakan untuk membuat kue
Telur dapat digunakan sebagai bahan bakery, tetapi adonan harus melalui proses pemanggangan atau pemanasan yang cukup.
Bagaimana dengan penyimpanannya?
Telur perlu ditangani secara higienis. USDA menyarankan telur disimpan dalam kondisi dingin, menghindari telur dengan cangkang retak, serta mencuci tangan dan peralatan setelah bersentuhan dengan telur mentah.
Hindari juga kontak antara telur mentah dan makanan yang sudah siap dimakan untuk mengurangi risiko kontaminasi silang.
Telur angsa boleh dikonsumsi, tetapi cara pengolahannya menjadi bagian yang sangat penting. Karena telur dari unggas selain ayam, termasuk telur angsa, memiliki perhatian khusus terkait risiko Salmonella, pilihan yang lebih aman adalah memasaknya hingga matang sempurna sebelum dikonsumsi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....