Tahukah Kamu 5 Vihara Terbesar di Indonesia, Megah dan Luas
- 30 Sep 2026 10:36 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Indonesia memiliki keberagaman tempat ibadah yang tersebar di berbagai daerah, termasuk vihara dengan bangunan yang megah dan memiliki nilai arsitektur yang menarik, tidak hanya berfungsi sebagai tempat umat Buddha menjalankan kegiatan keagamaan, sejumlah vihara juga menjadi bagian dari kekayaan budaya dan destinasi yang menarik untuk dikunjungi. Kemegahan bangunan, luas kawasan, serta ornamen khas yang menghiasi vihara membuat beberapa di antaranya dikenal hingga ke tingkat regional, termasuk di kawasan Asia Tenggara.
Beberapa vihara di Indonesia bahkan memiliki ukuran dan fasilitas yang menjadikannya masuk dalam jajaran vihara terbesar di kawasan tersebut. Kehadirannya semakin terasa istimewa ketika perayaan Waisak berlangsung, saat umat Buddha berkumpul untuk menjalankan berbagai rangkaian ibadah dan kegiatan keagamaan. Selain menjadi tempat untuk beribadah dan memperingati hari suci, vihara-vihara besar ini juga memperlihatkan kekayaan tradisi, seni arsitektur, serta kehidupan keagamaan masyarakat Buddha di Indonesia.
Beragam vihara di Indonesia tidak hanya memiliki fungsi sebagai tempat umat Buddha menjalankan ibadah, tetapi juga menghadirkan bangunan dengan arsitektur khas dan kawasan yang luas, beberapa di antaranya bahkan memiliki ukuran yang sangat besar serta menjadi tujuan wisata religi karena keindahan bangunan dan suasananya. Berikut lima vihara berukuran besar di Indonesia yang menarik untuk diketahui dikutip dari laman msn.com :
1. Maha Vihara Adhi Maitreya
| Baca juga: Simak Fakta Menarik Burung Cucak Rowo |
Maha Vihara Adhi Maitreya menjadi salah satu vihara yang cukup dikenal di Medan, Sumatra Utara. Kompleks vihara ini berdiri di atas area sekitar 4,5 hektare sehingga menjadikannya salah satu kompleks vihara berukuran besar di Indonesia dan Asia Tenggara. Kawasannya cukup luas dengan bangunan yang dirancang menggunakan berbagai unsur arsitektur bergaya oriental. Kompleks ini memiliki tiga bangunan utama yang berkaitan dengan Buddha Sakyamuni, Bodhisatva Avalokitesvara, dan Bodhisatva Satyakalaman. Selain digunakan sebagai tempat ibadah, kawasan Maha Vihara Adhi Maitreya juga terbuka bagi masyarakat yang ingin berkunjung untuk wisata religi. Lingkungannya dapat menjadi tempat untuk menikmati suasana tenang, termasuk melakukan meditasi bagi pengunjung yang ingin menenangkan pikiran.
Lokasi: Perumahan Cemara Asri, Jalan Boulevard Utara No. 95-5, Medan, Sumatra Utara.
2. Vihara Avalokitesvara Graha
Berada di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Vihara Avalokitesvara Graha memiliki sejumlah daya tarik yang membuatnya cukup dikenal oleh wisatawan. Salah satu yang paling mencolok adalah patung Dewi Kuan Yin Phu Sha yang berada di ruang utama vihara. Patung tersebut dilapisi emas 22 karat, memiliki tinggi sekitar 16,8 meter, dan berat mencapai sekitar 40 ton. Kemegahan patung tersebut menjadi salah satu daya tarik utama bagi pengunjung yang datang. Kawasan vihara juga memiliki lahan yang luas, mencapai sekitar 4,5 hektare, serta dilengkapi kebun buah naga. Di bagian depan kompleks terdapat 16 patung dewa dan dewi yang menjadi bagian dari ornamen kawasan. Pengunjung perlu melewati deretan anak tangga untuk menuju bagian utama vihara.
Lokasi: Kelurahan Air Raja, Jalan WR Supratman, Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
3. Vihara Padepokan Dhammadipa Arama
Kota Batu, Malang, memiliki salah satu vihara yang cukup menarik karena usia dan suasana alam di sekitarnya. Vihara Padepokan Dhammadipa Arama mulai digunakan sejak 1971 dan dikenal sebagai salah satu vihara yang telah lama berdiri di kawasan tersebut. Kompleksnya menempati area sekitar 50.000 meter persegi dengan lingkungan yang relatif jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Lokasinya berada pada ketinggian sekitar 700 hingga 1.000 meter di atas permukaan laut, sehingga udara di sekitar vihara terasa sejuk. Pepohonan dan lingkungan yang asri turut menciptakan suasana yang tenang. Kondisi tersebut membuat kawasan vihara tidak hanya digunakan untuk kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi tempat yang mendukung aktivitas meditasi dan perenungan dalam suasana yang lebih hening.
Lokasi: Dusun Ngandat, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur.
| Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Keunikan Ikan Napoleon |
4. Maha Vihara Mojopahit
Maha Vihara Mojopahit di Mojokerto memiliki sebuah ikon yang langsung menarik perhatian pengunjung, yaitu patung Buddha Gautama dalam posisi berbaring. Patung berukuran raksasa tersebut memiliki panjang sekitar 22 meter, lebar 6 meter, dan tinggi mencapai 4,5 meter. Ukurannya membuat patung ini dikenal sebagai salah satu patung Buddha terbesar di Indonesia dan termasuk yang berukuran besar di kawasan Asia Tenggara. Selain patung Buddha yang menjadi daya tarik utama, bangunan vihara juga memiliki karakter arsitektur yang unik. Desainnya memadukan unsur budaya Jawa dengan berbagai ornamen dan simbol yang berkaitan dengan tradisi Buddha. Perpaduan tersebut memberikan identitas tersendiri bagi Maha Vihara Mojopahit sekaligus memperlihatkan bagaimana unsur budaya lokal dapat berpadu dengan tradisi keagamaan.
Lokasi: Gang I, Siti Inggil, Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
5. Vihara Buddha Dharma & 8 Phosat
Vihara Buddha Dharma & 8 Phosat merupakan kompleks peribadatan yang berada di kawasan Bogor, Jawa Barat. Berdiri di atas lahan sekitar 7 hektare, vihara ini menawarkan suasana yang cukup asri dan jauh dari kesan kawasan perkotaan yang padat. Lingkungan yang hijau dan relatif tenang membuat kompleks tersebut juga kerap dimanfaatkan sebagai tempat untuk melakukan meditasi. Sesuai dengan namanya, salah satu bagian yang menarik perhatian adalah keberadaan delapan patung Pho Sat, yaitu sosok-sosok suci yang dalam tradisi Buddha berkaitan dengan tingkatan Bodhisatva. Patung-patung tersebut meliputi Kuan See Iem Pho Sat, Mie Lek Pho Sat, Hie Kong Cong Pho Sat, Pho Hian Pho Sat, Kim Kong Cing Pho Sat, Biau Kiat Siang Pho Sat, Tie Kai Ciang Pho Sat, dan Tee Cong Ong Pho Sat. Kompleks ini juga memiliki patung Taysuhu Sakyumuni Ji Lay Hud sebagai bagian dari unsur keagamaannya.
Lokasi: Jalan Raya Parung, PWRI Kampung Jati Tonjong, Tajur Halang, Bogor, Jawa Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....