Kulitas Udara Diprediksi Sangat Tidak Sehat, Fakfak Masuk Zona Merah
- 19 Sep 2026 19:43 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Kualitas udara di sejumlah wilayah Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya diprediksi berada pada kategori sedang hingga sangat tidak sehat dalam tiga hari ke depan, 20 hingga 22 September 2026.
Prediksi tersebut berdasarkan hasil pengolahan data konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 untuk wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya. PM2.5 merupakan partikel udara berukuran lebih kecil dari 2,5 mikrometer yang dapat terhirup hingga ke saluran pernapasan.
Nilai Ambang Batas (NAB) konsentrasi PM2.5 selama 24 jam ditetapkan sebesar 55 µg/m3. Berdasarkan kategori yang digunakan dalam prediksi, konsentrasi 0 hingga 15,5 µg/m3 masuk kategori baik, sedangkan 15,6 hingga 55,4 µg/m3 berada pada kategori sedang.
Untuk Minggu, 20 September 2026, kualitas udara kategori sedang diprediksi terjadi di Kota Sorong, Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Raja Ampat, Sorong dan Tambrauw.
Sementara itu, kategori tidak sehat diprediksi terjadi di Kaimana, Maybrat dan Teluk Wondama. Kondisi lebih tinggi, yakni sangat tidak sehat, diprediksi terjadi di Fakfak, Sorong Selatan dan Teluk Bintuni.
Pada Senin, 21 September 2026, Manokwari diprediksi berada pada kategori baik. Kota Sorong, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Tambrauw, Raja Ampat dan Sorong berada pada kategori sedang.
Sedangkan Kaimana, Maybrat dan Teluk Wondama masih diprediksi berada pada kategori tidak sehat. Fakfak, Sorong Selatan dan Teluk Bintuni kembali masuk dalam kategori sangat tidak sehat.
Prediksi untuk Selasa, 22 September 2026 menunjukkan pola yang relatif sama. Manokwari berada pada kategori baik, sementara Kota Sorong, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Raja Ampat, Sorong dan Tambrauw berada pada kategori sedang.
Adapun Kaimana, Maybrat dan Teluk Wondama diprediksi berada pada kategori tidak sehat, sedangkan Fakfak, Sorong Selatan dan Teluk Bintuni berada pada kategori sangat tidak sehat.
Masyarakat di wilayah dengan konsentrasi PM2.5 tinggi diimbau memperhatikan kondisi kualitas udara dan mengurangi paparan partikulat, terutama kelompok rentan, apabila kondisi udara memburuk. Prediksi kualitas udara tersebut berlaku untuk periode 20 hingga 22 September 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....