BMKG: Angin Kencang Berpotensi Ganggu Aktivitas Laut Fakfak

  • 17 Sep 2026 17:49 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Siboru Fakfak memprakirakan kondisi udara kabur di seluruh wilayah Kabupaten Fakfak, Papua Barat, pada Jumat 18 September 2026 hingga Sabtu 19 September 2026.

Prakiraan tersebut berlaku mulai Jumat pukul 09.00 WIT hingga Sabtu pukul 09.00 WIT. Kondisi udara kabur diprakirakan terjadi pada pagi, siang, malam hingga dini hari di seluruh distrik yang menjadi wilayah pemantauan BMKG.

Suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 18 hingga 34 derajat Celsius. Suhu terendah berpotensi terjadi di Fakfak Tengah dan Fakfak Timur, yakni mencapai 18 derajat Celsius, sedangkan suhu tertinggi diprakirakan mencapai 34 derajat Celsius di Distrik Tomage.

Kelembapan udara bervariasi antara 42 hingga 99 persen. Kelembapan tertinggi berpotensi terjadi di Distrik Fakfak Timur, sementara kelembapan terendah diprakirakan berada di Distrik Tomage.

BMKG memprakirakan angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan antara 6 hingga 31 kilometer per jam. Angin tercepat diprakirakan terjadi di wilayah Teluk Patipi dengan kecepatan mencapai 31 kilometer per jam.

Untuk kondisi maritim, tinggi gelombang di Perairan Utara dan Selatan Fakfak diprakirakan mencapai 0,5 hingga 2,5 meter atau kategori rendah hingga sedang. Angin di kedua wilayah perairan tersebut dapat mencapai kecepatan hingga 24 knot saat terjadi hembusan maksimum atau gusty.

Sementara itu, kondisi di Pelabuhan Fakfak relatif lebih tenang dengan tinggi gelombang sekitar 0,1 hingga 1,25 meter. Adapun di Pelabuhan Kokas, tinggi gelombang diprakirakan berkisar 0,1 hingga 0,5 meter dengan kondisi tenang.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang hingga 2,5 meter di Perairan Utara dan Selatan Fakfak.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bagi masyarakat yang melakukan aktivitas pelayaran. BMKG menyebut kondisi cuaca dapat berisiko terhadap keselamatan apabila kecepatan angin dan tinggi gelombang mencapai ambang tertentu bagi perahu nelayan, kapal tongkang maupun kapal feri.

Selain kondisi angin dan gelombang, pasang air laut diprakirakan terjadi pada pukul 05.00 hingga 07.00 WIT dengan ketinggian mencapai 2,1 meter. Sementara kondisi surut diprakirakan berlangsung pada pukul 12.00 hingga 14.00 WIT dengan ketinggian sekitar 0,5 meter.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada serta mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas. Masyarakat yang beraktivitas di luar rumah maupun di wilayah perairan diminta memperhatikan perkembangan prakiraan cuaca dan memperbarui informasi melalui RRI Pro 1 Fakfak maupun media sosial resmi BMKG Fakfak di Instagram @bmkgfakfak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....